Paduan Suara Vocalista Sonora (PS Vocason) mendapat kehormatan untuk mendukung kor dalam kunjungan Misa Kudus kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Kamis, 5 September 2024. Hari berikutnya, PS Vocason juga untuk bertugas kor dalam Misa pembukaan mahasiswa baru Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung.
Untuk itu, sejak 20 Juli 2024, setiap Sabtu, PS Vocason yang bermarkas di Pusat Musik Liturgi (PML) Yogyakarta sibuk latihan untuk mempersiapkan diri dalam partisipasi kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta, di samping juga untuk Misa di Unpar.
Paduan suara kali ini merupakan wujud dari seleksi yang telah dilakukan sebelumnya oleh PML untuk membentuk tim PS Vocason yang solid.

Ajang seleksi anggota PS Vocason yang terpilih kali ini dilakukan lebih ketat dan berbeda untuk mencukupi suara dalam PS inti di GBK. Maka, seleksi pun dibatasi dari segi usia, jenis suara sesuai kebutuhan, di samping juga tentang kesanggupan dalam latihan dari peserta sesuai dengan padatnya waktu latihan mendapat perhatian khusus.
Jelang latihan terakhir, ada respons positif serta support dari panitia dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dengan kunjungan perwakilan ke PML guna melihat perkembangan persiapan kor sehingga menambah kemantapan kelompok PS Vocason dalam bernyanyi.
Latihan sebanyak tujuh kali di setiap Sabtu kiranya tidak sia-sia bila akhirnya mendapatkan bangku paling depan. Bagi PS Vocason, merupakan sebuah pengalaman berharga bisa mengikuti Misa Kudus bersama Paus Fransiskus di Jakarta karena dapat mempersembahkan sesuatu yang berkenan kepada Allah melalui untaian lagu bersama kelompok kor lain.
Lagu yang dinyanyikankan pun sudah dipilih oleh panitia yang sudah akrab dan mengumat dalam Misa reguler, seperti lagu Kristus Jaya, Dengan Gembira, Kau Dipanggil Tuhan, Bergemarlah dan Bersukaria, Terimalah Ya Bapa, Kami Unjukkan, Kami Sembahkan, Di Pulau Samadi, Terimalah Persembahan Kami, Tuhan Bentengku, Sungguh Indah Rumahmu, Dikau Tuhan dan Kawanku, Jadilah Saksi Kristus, serta Nafas Iman. Namun demikian, disayangkan tidak ada alat musik inkulturasi dalam iringannya, berhubung ketatnya peraturan harus sesuai ketentuan dengan tamu negara, tetapi hal ini tidak mengurangi kekhusyukan umat dalam berdoa.
Anggota PS Vocason dari Yogyakarta berangkat ke GBK sejumlah 33 orang. Guna memperoleh sebuah chemistry (mempersatukan suara supaya terdengar kompak) dengan grup PS Vocason yang ada di Jakarta, maka didahului dengan latihan bersama grup bentukan Patrick dan William ini di Gereja Santo Andreas Kedoya, Jakarta Barat.

Misa Inkulturasi di Unpar
Sehari sesudah Misa Kudus di GBK selesai, PS Vocason menuju ke Unpar Bandung untuk bertugas kor dalam Misa inkulturasi Jumat Pertama sekaligus Misa pembukaan untuk mahasiswa baru.
PS Vocason menampilkan lagu-lagu inkulturasi dari buku Madah Bakti, di antaranya Kami Bawa ke Bukit Tuhan, Marilah Bersyukur, Datanglah di Hati, Syukur Bagimu Yesus, serta Penyegar Hidup. Lagu-lagu tersebut rupanya mendapat tempat di hati umat.
Diiringi alat musik tradisional seperti suling, kecapi, rebana, gendang, angklung, dan bas bambu sebagai tambahan selain musik organ, nuansa kental lagu dari daerah asal begitu terasa menghanyutkan ketika terdengar.
Tak heran bila Rm. Yohanes Driyanto, Pr memberi aplaus kepada kelompok kor karena dapat memberikan suasana berbeda dalam Misa kali ini. “Kita bersyukur karena dalam Misa kali ini ada nuansa berbeda, nuansa daerah dengan tampilnya kor dalam busana bineka, dan juga iringan alat musik yang mendukung sehingga menguatkan kita bahwa kita adalah satu, Indonesia,” tanggap Rm. Driyanto dalam sebelum Misa berakhir dan disambut tepuk tangan umat.
Itulah rangkaian kunjungan PS Vocalista Sonora dalam lawatannya ke Jakarta dan Bandung pada 5 – 6 September 2024. Lawatan ini diharapkan dapat memberikan sebuah warna dan makna tersendiri untuk mengangkat lagu inkulturasi Indonesia agar selalu menggema di hati.










