Sleman. SMA Kolese De Britto Yogyakarta akan menandai babak baru dalam pengembangan pendidikan berbasis pengalaman melalui peresmian Rumah Studi di kawasan Laboratorium Alam, Pambergan, Trimulyo, Sleman, pada Kamis–Jumat, 23–24 Juli 2026.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan sebuah fasilitas pendidikan, tetapi juga menghadirkan ruang dialog nasional mengenai masa depan pendidikan Indonesia yang memadukan pembentukan karakter, pelestarian alam dan budaya, pemberdayaan masyarakat lokal, serta inovasi berbasis riset dan kecerdasan artifisial (AI).
Perayaan akan diawali pada Kamis, 23 Juli 2026 dengan Misa Pemberkatan Rumah Studi di Amphitheatre Laboratorium Alam yang diikuti seluruh pegawai SMA Kolese De Britto, para siswa, perwakilan orang tua, dan tamu undangan.
Usai perayaan Ekaristi, kegiatan akan dilanjutkan dengan Kenduri Syukur bersama masyarakat sekitar sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus wujud kebersamaan antara sekolah dan warga dalam membangun ekosistem pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan.
Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 melalui Peresmian Rumah Studi yang akan dilakukan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Peresmian tersebut dirangkaikan dengan Hybrid Forum “PINTER ORA CUKUP”, sebuah forum yang mengangkat tema “Karakter Kuat, Alam dan Budaya Lestari, Lokal Berdaya, Inovasi Berbasis Riset & AI”.
Forum ini menghadirkan sejumlah tokoh dari berbagai bidang, sebagai tuan rumah Rm. Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ selaku rektor Yayasan De Britto, Ismail (Sekjen KOMDIGI), Ajar Edi (KAGAMA AI dan Indosat), Bidhari Pidhatika (BRIN), R.M.G. Marrel Suryokusumo, serta Arto Biantoro. Diskusi akan dipandu Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Tri Agung Kristanto, dengan Retno Sarosa dari Coca-Cola Europacific Partners Indonesia sebagai host.
Melalui format hybrid, forum dapat diikuti secara langsung di Rumah Studi Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto maupun secara daring melalui Zoom, De Britto Channel, dan YouTube TERAS 161. Peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai akan memperoleh sertifikat elektronik.
Rumah Studi yang diresmikan ini dirancang sebagai ruang belajar lintas disiplin yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman nyata. Keberadaannya di tengah Laboratorium Alam menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan kepemimpinan, kepekaan sosial, kepedulian ekologis, penelitian, serta kreativitas dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar budaya dan nilai-nilai kemanusiaan.
Rangkaian peresmian akan ditutup dengan Pagelaran Wayang Kulit “Kalimasada Sang Pamarta” pada Jumat malam, 24 Juli 2026 mulai pukul 20.00 hingga selesai. Pagelaran yang terbuka untuk masyarakat umum ini menghadirkan dalang Dr. Drs. Sukisno, M.Sn. bersama bintang tamu Den Baguse Ngarso dan sejumlah seniman lainnya.
Kehadiran seni tradisi dalam rangkaian peresmian menjadi simbol bahwa kemajuan teknologi dan inovasi perlu berjalan beriringan dengan pelestarian budaya bangsa.
Melalui penyelenggaraan Rumah Studi dan forum nasional ini, SMA Kolese De Britto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, peduli terhadap sesama dan lingkungan, mencintai budaya, serta mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijaksana demi kebaikan bersama.
Chr. Danang Wahyu Prasetio Humas SMA Kolese De Britto Yogyakarta

















