YOGYAKARTA -Sebuah seminar Flourish in College diselenggarakan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Jumat, 18 September 2026. Dengan seminar bertema “Hadir Sepenuhnya, Bertumbuh Seutuhnya” ini, UAJY ingin mengajak mahasiswa untuk lebih menyadari perasaan, emosi, dan kondisi diri.
Seminar yang berlangsung di Ruang Seminar, Kampus III, Gedung Santo Bonaventura UAJY ini memperkenalkan praktik mindfulness sebagai salah satu cara bagi mahasiswa untuk merawat diri, menghadapi tekanan, serta menjalani kehidupan perkuliahan secara lebih sadar dan bermakna.
Seminar menghadirkan Putra Wiramuda, S.Psi., M.A. sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut disambut oleh Kepala Kantor Kemahasiswaan, Pusat Karier, dan Alumni (KKPKA) UAJY, Surya Adi Pramana, S.I.P., M.Si.

Dalam pemaparannya, Putra menjelaskan bahwa setiap perasaan dan emosi yang muncul dalam diri seseorang merupakan bagian dari pengalaman yang perlu disadari dan diterima.
“Salah satu esensi dari mindfulness adalah ketika kita aware sama apa yang terjadi di diri kita dan kita menerima itu,” ujarnya.
Menurut Putra, kesadaran terhadap kondisi diri menjadi langkah penting agar seseorang tidak terus-menerus mengabaikan atau menekan apa yang sedang dirasakan. Karena itu, ia mengajak mahasiswa untuk berani terbuka terhadap pengalaman dan perasaan yang sedang mereka alami.
“Tidak semua hal harus terasa baik-baik saja,” katanya.
Pesan tersebut menjadi relevan bagi mahasiswa yang dalam kesehariannya menghadapi berbagai tuntutan, mulai dari tugas kuliah, deadline, relasi sosial, hingga kecemasan mengenai kehidupan dan masa depan.

Seminar tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar mengenali dan menghadapi berbagai kecemasan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut di sampaikan oleh Grasinta Laras Aji, S.Psi., dari Pusat Layanan Disabilitas dan Kesehatan Mental UAJY (PLDKM) KKPKA UAJY.
“Momen ini adalah waktu yang tepat untuk belajar mindfulness. Hal ini supaya kita yang cemas mau makan apa, deadline banyak waktunya mepet, atau kecemasan-kecemasan lainnya yang dirasakan saat ini bisa menemukan solusi. Mari kita belajar bersama. Silakan dimanfaatkan dengan baik oleh teman-teman semua, semoga ini bermanfaat,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga diajak mengikuti sesi Mindful Breathing. Dalam sesi ini, peserta diarahkan untuk memusatkan perhatian pada napas sebagai salah satu latihan sederhana untuk meningkatkan kesadaran terhadap kondisi diri dan membantu menciptakan ketenangan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab penuh kehangatan. Pada akhir acara, mahasiswa juga diperkenalkan dengan layanan konseling yang disediakan KKPKA melalui Sahabat Jiwa Kampus sebagai salah satu akses dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan pendampingan.








