Bagaimana pengalaman iman dapat menyentuh kedalaman batin manusia?
Bagaimana doa, pujian, bahasa roh, dan pengalaman karismatik dapat dipahami bukan hanya sebagai peristiwa rohani, tetapi juga sebagai proses transformasi batin yang melibatkan tubuh, emosi, pikiran, dan jiwa?
Dalam tulisan ini, pembaca diajak menelusuri kembali lahirnya Pembaruan Karismatik Katolik, mulai dari pengalaman iman di Duquesne hingga refleksi neuro-psikologi Andrew Newberg tentang pengalaman religius. Roh Kudus tidak hanya hadir sebagai ajaran iman, tetapi sebagai daya yang memperbarui manusia dari dalam: mengubah cara berpikir, merasakan, mengasihi, mengampuni, dan melayani.
Sebuah bacaan yang mempertemukan iman Katolik, pengalaman spiritual, dan pemahaman neuro-psikologi secara mendalam namun tetap dekat dengan kehidupan sehari-hari.
📖 Temukan tulisan lengkapnya dalam Majalah UTUSAN edisi Juni 2026.
📬 Pemesanan & langganan hubungi:
😇 Anang Pramuriyanto
081225225423
🤓 Felix Kris
0895413926111
📲 Pesan via WhatsApp:
Klik Di sini
Felix Kris Alfian














