Ketika Hati Terombang-ambing, di Mana Kita Menemukan Kepastian?

Tulisan Cornelius Bayu Astana dalam Majalah UTUSAN Edisi Juli 2026

Ada kalanya kita begitu yakin dengan jalan hidup yang dipilih. Namun, pengalaman yang tidak menyenangkan tiba-tiba membuat kita kembali ragu: Apakah pilihan ini sudah tepat? Apakah aku sungguh layak berada di jalan ini?

Dalam tulisan “Perasaan Terombang-ambing, Penampakan di La Storta dan Perutusan Salib Kita”, Cornelius Bayu Astana mengajak pembaca menyelami kegundahan yang dapat muncul dalam pekerjaan, pendidikan, relasi, maupun panggilan hidup. Melalui pengalaman rohani Santo Ignasius di La Storta, kita belajar bahwa perasaan terombang-ambing tidak perlu dijawab dengan keputusan yang tergesa-gesa. Kita justru diajak untuk bersabar, menjernihkan hati, serta setia memohon rahmat dan petunjuk Allah.

“Rahmat La Storta” bukanlah pertolongan instan yang seketika menghilangkan semua persoalan. Rahmat ini merupakan peneguhan agar kita mampu menempatkan dambaan dan usaha kita dalam rancangan Allah. Seperti Ignasius, kita diajak membuka hati, mengikuti tuntunan-Nya setahap demi setahap, serta bersedia menjalankan perutusan: memanggul salib kita masing-masing bersama Yesus.

Maukah kita tetap setia berdoa ketika jawaban belum terlihat? Maukah kita bangkit dan memanggul salib bersama-Nya?

Temukan renungan selengkapnya dalam Majalah UTUSAN edisi Juli 2026.

Yuk, pesan dan baca Majalah UTUSAN edisi Juli 2026!

Edisi cetak:

Francisca Triharyani
WhatsApp: 0857-2954-8877

Anang
WhatsApp: 0812-2522-5423

Edisi digital dapat diperoleh melalui Gramedia Digital. Pemesanan juga dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan langsung ke akun media sosial Majalah UTUSAN:

@franciscatriharyani
@anangnambo
@jesuitindonesia

Felix Kris Alfian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *