Memaknai Paskah Melalui Doa dan Kepedulian

Guardian Angel Program

News1837 Views

Yogyakarta-Spirit dan kehidupan setiap pribadi tak bisa dilepaskan dari sebuah dukungan maupun penguatan entah dari orang tua, teman, atau siapapun yang itu semua memberikan spirit yang menguatkan dalam hidup setiap pribadi atau kelompok. Hal ini seperti Guardian Angel, akan menjadi sosok sebagai malaikat pelindung yang memberikan perlindungan, bimbingan, dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup.

Menyambut dan memaknai Paskah tahun 2025, SD Tarakanita Bumijo Yogyakarta menyelenggarakan Guardian Angel Program yang melibatkan seluruh peserta didik dari kelas I hingga VI. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak masa Pra-Paskah hingga Hari Raya Paskah yang lalu.

Kristin, guru agama Katolik di sekolah ini, mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk konkret pembelajaran spiritual dan nilai kepedulian terhadap sesama bagi siswa dan siswi dengan konsep Guardian Angel Program.

“Konsep dari Guardian Angel Program ini sederhana namun bermakna mendalam. Setiap peserta didik mengambil undian yang berisi nama salah satu teman mereka secara acak. Nama tersebut menjadi pribadi yang mereka doakan secara khusus selama kurang lebih satu bulan. Menariknya, identitas ‘malaikat pelindung’ harus dirahasiakan sampai hari puncak program. Hal ini mengajarkan anak-anak arti ketulusan dalam berdoa dan memperhatikan sesama tanpa mengharapkan balasan atau pengakuan,” jelas Kristin.

Dalam senyum cerita dua siswa melakukan tukar kado silang.

Kata Kristin, puncak program ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Apalagi saat siswa-siswi saling bertukar kado silang. Kado tersebut dipilih dengan mempertimbangkan apa yang disukai oleh teman yang mereka doakan. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan kasih yang nyata.

“Ide utama dari program ini adalah mengajak anak-anak untuk menjadi malaikat pelindung satu sama lain dengan cara yang sederhana, yaitu melalui doa. Dengan mendoakan, kita belajar untuk lebih peduli terhadap sesama dan meneladan Yesus yang bahkan dalam penderitaan penyaliban pun tetap mendoakan orang-orang yang menyakitinya,” kata Kristin menjelaskan.

Pada kesempatan ini Kristin juga memaparkan bahwa, program ini selaras dengan semangat Paskah, yaitu pengorbanan, kasih, dan pengampunan. Lebih dari itu, Guardian Angel Program juga mencerminkan nilai-nilai compassion dan community yang menjadi semangat khas Yayasan Tarakanita.

Gegembiraan terpancar dalam semangat saling menguatkan antar siswa SD Tarakanita Bumijo.

“Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya diajak mengenal Paskah secara liturgis, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sejak usia dini. dengan harapan, semangat menjadi ‘malaikat pelindung’ ini tidak berhenti di masa Paskah saja, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan anak-anak: saling mendoakan, memperhatikan, dan mengasihi satu sama lain dalam terang kasih Kristus,” pungkas Kristin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *