Fakultas Psikologi USD Berkolaborasi dengan Yayasan Dua Belas Cahaya Kasih untuk Mendukung Sekolah Katolik bersama UAJY

News1294 Views

Sleman-Jumat, 25 Juli 2025 Yayasan Duabelas Cahaya Kasih dan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MOU) untuk mendukung Program Cerita Kasih yang diinisiasi Yayasan Dua Belas Cahaya Kasih. Penandatangan Program Cerita kasih ini berlangsung di Kampus III Paingan, Sleman, DIY.

Penandatangan MOU untuk mendukung Sekolah Mitra yang mengalami penurunan jumlah siswa serta menyediakan ruang belajar praktik bagi mahasiswa ini dilakukan oleh Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Dr. Yohanes Baptista Cahya Widiyanto, M.Si. dan Henricus Yulianto Perdana dari Yayasan Duabelas Cahaya Kasih.

Pada kesempatan ini Dekan Faukultas Psikokologi USD menyatakan sangat mendukung kegiatan ini. Menurutnya, berangkat dari kesempahaman ini selanjutnya ada banyak hal yang bisa dikontribusikan. Ia mencontohkan mulai dari pengabdian masyarakat, dukungan dosen dan mahasiswa, penelitian, pengembangan perkuliahan, hingga program magang dan profesi.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Ada banyak hal yang bisa kami kontribusikan, mulai dari pengabdian masyarakat, dukungan dosen dan mahasiswa, penelitian, pengembangan perkuliahan, hingga program magang dan profesi. Kami berharap kolaborasi ini bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya sekolah-sekolah yang membutuhkan,” terangnya.

Dari kanan: Dr. Yohanes Baptista Cahya Widiyanto, M.Si., Henricus Yulianto Perdana dan Agung Prasetya saat penandatangan MOU USD-Yayasan Dua Belas Cahaya Kasih. (Dok. Yayasan Dua Belas).

Sementara itu seusai penandatangan MOU ini, Ketua Yayasan Duabelas Cahaya Kasih, Henricus Yulianto Perdana kepada utusan.net menyatakan kerjasama ini menjadi langkah awal kolaborasi dengan Fakultas Psikologi Sanata Dharma Yogyakarta. Hal ini sebagai kelanjutan kerjasama yang sudah berjalan dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) seperti Teknik Industri, Teknik Informatika dan Ilmu Komunikasi.

Lebih lanjut Henricus mengatakan pada kesempatan ini kolaborasi ini berjalan satu semester dan masuk semester kedua. Maka ia pun bersyukur ada dukungan dari USD yang mengajukan diri untuk bergabung dalam program Cerita Kasih.

“Ada banyak bentuk kolaborasi yang bisa dijalankan, mulai dari program magang, praktik psikologis bagi mahasiswa, hingga pelatihan bagi guru di sekolah mitra. Apalagi saat ini sudah berkolaborasi dengan tiga institusi yaitu UAJY, USD dan Yayasan Dua Belas Cahaya Kasih”, jelas Henricus.

Henricus pun menambahkan kerjasama ini bertujuan tidak hanya untuk promosi sekolah-sekolah mitra, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Saat ini, Yayasan 12 Cahaya Kasih memiliki delapan sekolah mitra di wilayah DIY, mulai dari tingkat TK hingga SMA, yang menghadapi tantangan dalam jumlah siswa yang terus menurun setiap tahunnya.

Sejumlah Dosen Fakultas Psikoligi USD, Teknik Insdustri UAJY dan dan organ Yayasan Dua Belas Cahaya Kasih dan pemerhati pendidikan berdiskusi Kolaborasi Cerita Kasih untuk Sekolah Mitra.(Dok. Yayasan Dua Belas).

 

Henricus juga menjelaskan bahwa yayasan membuka ruang praktik di sekolah-sekolah mitra yang disesuaikan dengan mata kuliah yang relevan, termasuk program bimbingan untuk guru dan pendampingan siswa. Yayasan Duabelas Cahaya Kasih juga tengah menyusun dan menyebarkan berbagai konten kreatif untuk meningkatkan awareness terhadap sekolah mitra, termasuk melalui pembuatan content plan sebagai bagian dari strategi peningkatan eksistensi dan kualitas sekolah.

“Kami ingin menaikkan value sekolah-sekolah ini. Ketika banyak pihak terlibat, maka nilai tambah sekolah juga akan meningkat. Dengan kolaborasi antardisiplin ilmu dari kampus, pengajaran menjadi lebih holistik dan berdampak baik bagi kualitas peserta didik,” tambahnya.

Pada kesempatan ini Penasihat Yayasan Dua Belas, Agung Prasetya mengatakan Yayasan Duabelas Cahaya Kasih adalah organisasi yang berfokus pada pengembangan pendidikan melalui pelatihan, seminar, penggalangan dana, dan pendampingan. Yayasan ini berkomitmen menciptakan generasi yang cakap, kreatif, mandiri, serta berkarakter humanis dan spiritual.

Menurutnya Yayasan ini siap bermitra dengan institusi pendidikan, UMKM, perusahaan, dan komunitas, Yayasan Duabelas Cahaya Kasih mendukung berbagai inisiatif edukasi, termasuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Maka di era digital ini tandas Agung, Yayasan Duabelas Cahaya Kasih aktif memanfaatkan platform digital untuk berbagi materi edukatif dan pelatihan bagi kaum muda. Melalui kolaborasi dan inovasi, yayasan ini berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membangun pendidikan yang lebih inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *