Rm. Bobby Steven, MSF: Paskah Katolik Menyempurnakan Paskah Yahudi

News2069 Views

Yogyakarta. Gereja Kristus Raja Baciro pada Selasa, 21 Maret 2023 menyelenggarakan talk show bertajuk “Sudah Pas Kah, Paskahmu?” dengan narasumber Rm. Bobby Steven, MSF dan Andrew Syahputra, seorang penyanyi sekaligus pengusaha muda.

Rm. Bobby membuka talk show dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari umat yang masuk melalui WhatsApp. Pertanyaan pertama tentang mengapa Paskah lebih kelihatan sepi dibandingkan dengan hari raya lainnya, misalnya Natal, dan mana yang lebih penting antara Natal dengan Paskah.

Rm. Bobby memaparkan, Natal lebih ramai dibandingkan Paskah karena perayaan Natal berdekatan dengan pergantian tahun. “Jika hari raya Paskah dekat dengan tahun baru, pastilah akan sangat ramai juga, karena menyatu dengan acara pergantian tahun,” jelasnya.

Sayangnya, lanjut Rm. Bobby, Natal diwarnai dengan konsumerisme. Orang-orang diajak untuk berbelanja karena didorong oleh iklan-iklan dan kebiasaan untuk memborong atau membeli sesuatu. Namun demikian, Paskah itu penting. “Persiapan untuk menyambut Paskah itu 40 hari. Sedangkan Natal disiapkan pada masa Advent yang panjangnya empat minggu atau 28 hari. Setelah Paskah tidak hanya selesai sampai di situ, tetapi masih ada juga tujuh minggu Paskah. Jadi, gema Paskah itu lebih panjang daripada gema Natal. Paskah merupakan hari raya yang sangat penting, jadi harus dirayakan sampai tujuh minggu,” tutur Rm. Bobby yang pembelajar Alkitab dan pengajar Fakultas Teologi Wedabhakti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini.

Sementara itu, Andrew Syahputra menyatakan, “Secara umum anak muda merayakan Paskah untuk mengimani penderitaan Yesus yang menebus dosa manusia. Mungkin, banyak anak muda yang datang ke gereja pada saat Natal dan Paskah saja. Namun, mereka pasti tertarik pada drama penyaliban Yesus. Dari drama itu, anak-anak muda lebih mudah menyerap apa itu arti Paskah.”

Pembawa acara Eas Trisiwi (kiri) dan Ari Wibowo (kanan) dalam talk show bertajuk “Sudah Pas Kah, Paskahmu?”.

Pertanyaan selanjutnya tentang perbedaan Paskah dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. “Dalam Perjanjian Lama, Paskah adalah saat Tuhan lewat ketika bangsa Israel dalam pembuangan atau penjajahan di Mesir. Allah yang lewat menyelamatkan keluarga-keluarga Israel dengan darah anak domba yang dipercikkan di ambang pintu. Itulah Paskah Perjanjian Lama,” terang Rm. Bobby.

Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Paskah Yahudi itu memiliki makna yang baru, bukan lagi soal darah anak domba yang dipercikkan di pintu, melainkan darah Kristus Sang Anak Domba yang disalibkan. “Dari Perjanjian Lama, nubuat atau Paskah itu disempurnakan oleh Kristus dalam Perjanjian Baru. Jadi, Paskah Yahudi dengan Paskah Katolik itu berbeda. Paskah Katolik menyempurnakan Paskah Yahudi,” tegas Rm. Bobby.

Selanjutnya, Rm. Bobby menjawab pertanyaan apakah Yesus benar-benar disalibkan pada hari Jumat dan sampai hari Minggu Yesus ke mana. “Jika kita membaca teks Alkitab, ada seorang yang bernama Yusuf Arimatea yang menguburkan jenazah Tuhan Yesus sebelum hari Sabat (Sabtu-Red.). Jadi, Yesus wafat sebelum hari Sabtu dan dikatakan dalam teks Injil bahwa saat itu persiapan Paskah Yahudi. Jadi, Yesus wafat pada persiapan Paskah Yahudi dan sebelum hari Sabat, yaitu hari Jumat,” sebut Rm. Bobby.

Menjawab pertanyaan dari kaum muda perihal di manakah Yesus dalam dua hari itu, apakah pergi ke neraka, Rm. Bobby menjelaskan, “Dalam doa Aku Percaya, Yesus turun ke tempat penantian. Orang Yahudi menyebut tempat penantian itu dengan kata “sheol”. Konsep dunia menurut orang Yahudi, di atas ada langit dengan tingkat-tingkatnya, ada lubang untuk air hujan, ada bumi yang berbentuk datar. Dalam konsep Perjanjian Lama, bumi itu datar. Di bawah bumi yang gelap ini ada sheol. Ini bukan neraka, tetapi tempat orang meninggal atau berpaling dari dunia sambil menunggu dibangkitkan pada akhir zaman. Yesus setelah wafat lalu turun ke tempat penantian, sheol. Itu adalah tempat ‘rebahan’,” canda Rm. Bobby. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *