Bersama Bawa Kebaikan, Pluralitas Buat Manusia Tak Mungkin Hidup Sendiri

News51 Views

Sleman. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar agenda Sekolah Toleransi 2026 pada Sabtu, 19 September 2026. Berlokasi di Omah Lurah Lawas Balong, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, acara ini dihadiri para mahasiswa baru SAA angkatan 2026.

Mengusung tema “Merangkul Keindahan dalam Cinta dan Toleransi”, kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, yakni Rm. Dr. Martinus Joko Lelono, Pr dan Aulia Abdurrahman Sholeh dari Sekretariat Nasional (Seknas) Jaringan Gusdurian Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Aulia menjelaskan berbagai prinsip dan dasar bertoleransi di dalam Islam. “Toleransi bukan sekadar tahu atau kenal secara permukaan, melainkan keberanian untuk saling memahami dan terlibat dalam suka maupun duka pengalaman manusiawi sesama, termasuk mereka yang berbeda keyakinan,” ujarnya.

Sementara itu, Rm. Joko melengkapi ruang belajar tersebut dengan memaparkan penjelasan umum seputar agama Katolik, konsep toleransi, serta tantangan menjaga empati di era 5.0.

Dinamika diskusi semakin hangat pada sesi tanya jawab ketika salah seorang mahasiswa mempertanyakan rasionalisasi atas dialog di tengah banyaknya perbedaan doktrin dan pandangan yang ada.

Pertanyaan tersebut dijawab dengan penjelasan bahwa kenyataan pluralitas membuat manusia tidak mungkin hidup sendiri. Salah satu jalan paling aman dan rasional dalam merespons perbedaan adalah bersama-sama membawa kebaikan.

Langkah ini juga yang terus diupayakan oleh para pemimpin agama dunia, sebagaimana dicontohkan melalui persaudaraan kemanusiaan antara Paus Fransiskus dan Grand Sheikh Al-Azhar Ahmed Al-Tayyeb.

Rangkaian Sekolah Toleransi 2026 ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru SAA UIN Sunan Kalijaga untuk menjadi pribadi yang terbuka, inklusif, dan berkomitmen menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *