Tanpa terasa kita telah memasuki tahun ajaran baru. Tahun ajaran baru tentu saja disambut dengan sukacita oleh banyak orang. Tidak hanya sekolah, pelaku ekonomi yang berkaitan dengan sekolah pun turut mendapatkan bagian rezeki. Contohnya para penjahit, usaha sablon, usaha toko alat tulis, penjual makanan untuk bekal, dan lain-lain.
Segala sesuatu dipersiapkan untuk menghadapi datangnya kegiatan ini. Mulai dari pihak sekolah, sarana prasarana pendukung, dan yang juga penting, menyiapkan calon siswa itu sendiri, baik dari segi fisik maupun mentalnya.
Untuk saya sendiri sebagai orang tua murid, tahun ajaran baru kali ini cukup istimewa. Mengapa demikian? Karena tahun ini anak kami masuk SMP dan yang kecil masuk TK. Sebuah perpindahan jenjang pendidikan yang berbeda dari sekolah sebelumnya.
Untuk anak kami yang mau masuk SMP, meskipun dia sudah mulai remaja, tetapi keraguan, ketakutan untuk memasuki lingkungan baru tetaplah ada. Memang, dia sekolah di tempat yang satu yayasan dengan SD-nya dulu, ibaratnya dia sudah mengenal medan.
Namun, poin tersebut tetap tidak mengurangi kegalauannya. Sebagai orang tua, yang kami lakukan adalah memberi dukungan, menjaga semangatnya, serta menambah rasa percaya dirinya.
Untuk anak kami yang kedua dan ketiga, mereka kembar, keduanya masuk TK. Tentu saja untuk yang ini persiapannya harus lebih banyak. Kami harus mempersiapkan kondisi psikologis mereka, memastikan mereka benar-benar siap untuk sekolah TK, tidak lagi ditunggui, seperti waktu mereka di playgroup kemarin.
Lokasi TK juga jauh dari rumah sehingga mereka juga harus membiasakan diri untuk bangun lebih pagi. Melatih kedisiplinan untuk anak dengan usia lebih kecil, tentu saja bukan hal yang mudah. Mereka yang biasanya bangun agak siang, lalu bermain, sekarang harus mengurangi mainnya, karena persiapan untuk pergi ke sekolah.
Untuk menyambut tahun ajaran baru kali ini, secara khusus saya membawanya dalam doa. Mengapa? Karena memang tahun ajaran baru kali ini spesial buat kami, seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Kami membutuhkan bimbingan Tuhan untuk anak-anak, supaya mereka siap beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
Kami juga mohon dilancarkan semuanya, Tuhan menjaga mood-nya anak-anak supaya tidak rewel karena harus bangun lebih pagi, serta permohonan lainnya.
Puji Tuhan, ketika hari demi hari menjalani tahun ajaran baru kali ini, semuanya berjalan lancar. Ya, meskipun tentu saja tetap ada drama-dramanya. Namun, tangan Tuhan tetap menolong.
Tahun ajaran baru, disambut dengan sukacita sekaligus membawa sebuah harapan untuk anak-anak, orang tua, dan juga semua pihak yang terkait dengan pendidikan anak bangsa.
Apriliana Kuntorowati Ibu rumah tangga, penulis lepas














