Makin Mencintai Kristus, Iman Sulit Digoyahkan

Misa Syukur Pembukaan Tahun Akademik 2023/2024 Civitas Akademika Katolik UGM

News1118 Views

Sleman. Tahun ini rangkaian kegiatan Misa Syukur Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali hadir untuk menyambut Tahun Akademik 2023/2024. Sama seperti tahun sebelumnya, Misa Syukur ini menjadi kesempatan besar bagi teman-teman mahasiswa Katolik Universitas Gadjah Mada untuk mengucap syukur karena telah menjadi bagian civitas academic Universitas Gadjah Mada dan memohon penyertaan Tuhan untuk semester baru yang akan dihadapi.

Seperti tahun sebelumnya, Misa Syukur 2023 dilaksanakan di Grha Sabha Pramana (GSP) lantai 2 pada Kamis, 31 Agustus 2023 dengan dihadiri sekitar 800 umat. Misa Syukur 2023 juga disiarkan langsung secara daring melalui kanal YouTube “Gereja St. Antonius Padua Kotabaru” dan diikuti oleh 140 umat.

Misa dipimpin langsung oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko dan didampingi oleh 9 Romo Konselebran, yakni Romo Vikep DIY Timur, Romo Vikep Kategorial, Romo Rektor Seminari Tinggi Kentungan, Romo Rektor SSCC, Romo Rektor OMI, Romo Vikep DIY, Romo Effendi Kusuma Sunur SJ dan Romo Agustinus Daryanto SJ selaku Romo mahasiswa, serta Romo Paroki Kotabaru.

Misa Syukur adalah sebuah kegiatan kerohanian tahunan yang pertama kali diadakan pada tahun 2019 dan dilaksanakan di Grha Sabha Pramana UGM. Di tahun berikutnya, adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan pelaksanaan Misa Syukur 2020 dan 2021 terpaksa diadakan secara daring melalui live streaming YouTube “Misa Kampus UGM” dengan tetap mengundang animo yang tinggi dari civitas academica Katolik UGM.

Herman Yosef Pranidhana Mukti (kiri). Civitas academica Katolik UGM menunjukkan suatu keguyuban komunitas Katolik yang solid dan harmonis. (Foto: Alma Linggar Jonarta)

Rangkaian Misa Syukur 2023 terdiri diawali dengan ramah tamah bersama Bapa Uskup dan pimpinan Universitas Gadjah Mada beserta mahasiswa, Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) dari seluruh fakultas di Universitas Gadjah Mada.

Misa Syukur 2023 disemarakkan oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Gadjah Mada, persembahan tari dan orkestra dari mahasiswa-mahasiswi Katolik UGM.

Misa Syukur tahun ini mengangkat tema “Mengakar, Bertumbuh, dan Berbuah dalam Kristus” yang sejalan dengan perumpamaan pada Bacaan Injil (Matius 13:1–23), yaitu perumpamaan tentang penabur dan biji-bijian.

Bapa Uskup Mgr. Robertus Rubiyatmoko dalam homilinya menyampaikan, “Iman itu seperti benih yang ditanamkan dalam diri kita, yang harus kita jaga dan kita rawat dengan baik dari berbagai gangguan atau hal-hal negatif yang dapat mengganggu perkembangan benih iman kita.”

Ia juga menyampaikan bahwa semakin seseorang mengenal Kristus, semakin mencintai-Nya, maka semakin sulit imannya digoyahkan. Bapa Uskup berpesan, seorang beriman selalu mencari kesempatan untuk mengembangkan benih imannya, seperti berdoa, ikut kegiatan keagamaan, serta membaca Alkitab.

Suasana ramah tamah seusai Perayaan Ekaristi. (Foto: Willy Putranta)

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., mewakili Universitas Gadjah Mada mengucapkan apresiasi atas terlaksananya Misa Syukur 2023.

“Aktivitas kerohanian merupakan bagian dari proses pembelajaran sebagai upaya agar apa yang akan dikerjakan dalam Tahun Akademik 2023/2024 bisa berjalan dengan lancar,” tutur Arie. Menurutnya, unit kegiatan kerohanian penting untuk melatih kepekaan terhadap perbedaan yang ada di sekitar.

UGM memiliki komitmen yang besar untuk memfasilitasi mahasiswanya belajar di dalam kelas maupun di luar kelas, juga mengajarkan bahwa rasa toleransi dan solidaritas juga merupakan bagian dari proses pembelajaran.

Disampaikan pula bahwa UGM akan menyediakan fasilitas pusat peribadatan bagi seluruh agama yang diresmikan pada pertengahan Desember 2023 untuk menunjukkan praktik kerukunan dan toleransi. Hal ini diyakini penting untuk mendukung proses pembelajaran dalam membangun insan yang berintelektual dan memiliki rasa solidaritas yang tinggi.

Sementara itu, Herman Yosef Pranidhana Mukti, Presidium Internal Misa Kampus menyatakan sangat bersyukur dan berbangga karena civitas academica Katolik UGM menunjukkan suatu keguyuban komunitas Katolik yang solid dan harmonis. “Tentu ini semua menunjukkan jati diri dan semangat dari keluarga besar mahasiswa Katolik, keluarga Misa Kampus, KMK-KMK Fakultas, untuk turut berkarya dan berproses dalam kegiatan keagamaan di lingkungan Universitas Gadjah Mada,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *