Buah-Buah Natal Tumbuhkan Sikap Solidaritas

News1101 Views

Sleman. Keluarga besar Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta bersama Yayasan Panti Rapih serta Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CB) merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 dalam suasana penuh syukur, refleksi, dan kebersamaan.

Perayaan yang mengusung tema “Wonderful Christmas, Hopeful New Year” ini diselenggarakan pada Kamis, 9 Januari 2026 di Kapel Santa Maria Bintang Samudra, Jl. Colombo, Sagan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari Dewan Pimpinan Provinsi Kongregasi CB, Organ Yayasan Panti Rapih (Pembina, Pengawas, dan Pengurus), jajaran Direksi, serta seluruh karyawan RS Panti Rapih. Perayaan ini menjadi momentum kebersamaan seluruh keluarga besar RS Panti Rapih untuk mensyukuri penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui sekaligus meneguhkan komitmen pelayanan di tahun yang baru.

Rm. Modestus Supriyanto, Pr. Natal merupakan kesempatan bagi setiap pribadi untuk mencari dan datang kepada Yesus.

Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi Misa Syukur yang dipimpin Rm. Modestus Supriyanto, Pr selaku Pastoral Care RS Panti Rapih. Dalam homilinya, ia menegaskan bahwa kehadiran Tuhan Yesus membawa keselamatan bagi seluruh dunia.

“Natal merupakan kesempatan bagi setiap pribadi untuk mencari dan datang kepada Yesus, sekaligus merefleksikan apakah dalam kehidupan sehari-hari setiap insan telah sungguh menjumpai Yesus melalui relasi dan pelayanan kepada sesama,” tutur Rm. Supriyanto.

Lebih lanjut, Rm. Supriyanto mengajak umat untuk memaknai keluarga tidak hanya sebagai relasi orang tua dan anak, melainkan sebagai sebuah komunitas. Dengan semangat Natal, setiap orang diajak untuk mampu melihat dan merasakan kehadiran sesama sebagai berkat Allah yang menyatakan cinta-Nya bagi semua.

“Buah-buah Natal tersebut diharapkan semakin menumbuhkan sikap solidaritas, tidak berhenti pada kegembiraan semata, tetapi terwujud nyata dalam kasih dan pelayanan,” pungkas Rm. Supriyanto.

dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes. Natal menjadi momentum untuk membangun kerja sama, saling menghargai, menghormati perbedaan, serta meneguhkan kesetiaan dalam panggilan melayani sesama.

Usai Perayaan Ekaristi, Direktur Utama RS Panti Rapih, dr. Stephani Maria Nainggolan, M.Kes, menyampaikan bahwa keluarga besar RS Panti Rapih dan Yayasan Panti Rapih dipersatukan oleh satu panggilan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan yang bermartabat dan berbela rasa. Nilai-nilai I-CARE (Integrity, Compassion, Assurance, Respect, Embrace Innovation), menurutnya, menjadi landasan dalam setiap karya pelayanan yang dilakukan.

Ia mengajak seluruh karyawan untuk terus bekerja dengan hati yang tulus, ikhlas, jujur, dan berintegritas, serta memberikan pelayanan yang profesional kepada setiap pasien. “Natal menjadi momentum untuk membangun kerja sama, saling menghargai, menghormati perbedaan, serta meneguhkan kesetiaan dalam panggilan melayani sesama,” pesannya.

Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai awal tahun dengan penuh iman dan kepercayaan kepada penyelenggaraan Ilahi.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Panti Rapih, Ir. Ambrosius Koesmargono, MCM, Ph.D, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai awal tahun dengan penuh iman dan kepercayaan kepada penyelenggaraan Ilahi. Mengutip pesan Bunda Elisabeth Gruyters, pendiri Kongregasi CB, ia menegaskan bahwa segala sesuatu telah diatur oleh Ilahi.

Selaras dengan tema Arah Dasar Pastoral (ARDAS) 2026, yakni bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan, ketiga nilai tersebut disampaikan sebagai kunci hidup yang perlu diwujudkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari. Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh karyawan RS Panti Rapih.

Sr. Birgitta Diah Yuliati, CB, M.P.H. Misa Natal keluarga besar RS Panti Rapih di Kapel Bintang Samudra sebagai ungkapan syukur karena “kembali pulang kepada Ibu”.

Pesan reflektif juga disampaikan oleh Sr. Birgitta Diah Yuliati, CB, M.P.H, selaku Sekretaris Pengurus Yayasan Panti Rapih. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan Misa Natal keluarga besar RS Panti Rapih di Kapel Bintang Samudra bukanlah sebuah kebetulan, melainkan wujud penyelenggaraan Ilahi. Kapel tersebut merupakan pusat Kongregasi Suster CB di Indonesia sehingga perayaan ini dimaknai sebagai ungkapan syukur karena keluarga besar RS Panti Rapih “kembali pulang kepada Ibu”.

“RS Panti Rapih merupakan karya yang sangat dekat dengan Kongregasi CB sehingga memiliki makna yang istimewa. Dalam kerapuhan dan keterbatasan manusia, Allah senantiasa hadir menyertai, sebagaimana kehadiran seorang ibu bagi anak-anaknya,” renung Sr. Birgitta.

Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk menghadirkan Allah bagi sesama dalam kesederhanaan, tetap membawa harapan di tengah kesibukan melayani pasien, serta menyampaikan terima kasih kepada keluarga para karyawan yang telah berkorban waktu dan perhatian demi terselenggaranya pelayanan di RS Panti Rapih.

Nuansa reflektif perayaan semakin diperdalam melalui pembacaan puisi pendek oleh Sr. Birgitta. Dalam puisinya, ia menggambarkan makna pelayanan dan keluarga bahwa di tengah kesibukan berkarya dan melayani, selalu ada ruang untuk “pulang”, dan di dalam keluarga, Allah senantiasa hadir menyertai setiap langkah.

Setelah seluruh rangkaian acara utama selesai, perayaan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen ini menjadi ruang bagi seluruh hadirin untuk saling menyapa, berbagi sukacita, serta mempererat tali persaudaraan sebagai satu keluarga besar RS Panti Rapih.

Melalui perayaan Natal dan Tahun Baru ini, seluruh hadirin tidak hanya diajak untuk merayakan secara liturgis dan seremonial, tetapi juga melakukan refleksi diri tentang makna keluarga dan kasih dalam pelayanan. Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat solidaritas, kepedulian, dan semangat melayani sehingga nilai-nilai Natal terus hidup dan terwujud nyata dalam setiap karya pelayanan keluarga besar RS Panti Rapih sepanjang tahun 2026.

Anjar Pintosasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *