Silaturahmi Idul Fitri: Surga Dunia akan Terjadi dengan Saling Melayani dengan Penuh Kasih

News1202 Views

Bagi bangsa Indonesia, Idul Fitri adalah hari istimewa. Terlebih bagi Umat Muslim. Tetapi bagi umat non Muslim Indonesia yang terbiasa menjadikan Idul Fitri adalah saat untuk pulang bercengkerama dengan keluarga dan handai taulan adalah hari yang istimewa pula. Silahturami dan perjumpaan adalah rajut bersaudaraan dalam perbedaan untuk kebersamaan.

Perjumpaan silahturahmi saat Idul Fitri ini pun terjadi di Komunitas Kristen Protestan dan Katolik (Ekumene) Kapanewon Pakem pada Selasa, 25 April 2023. Komunitas ini secara bersama-sama menyatu berkunjung dan bersilaturahmi mengucapkan selamat Idul Fitri 1444 H dan bersyukur dalam kebersamaan kepada Wakil Pejabat Publik dan Pemimpin Komunitas Muslim (MUI) di Kapanewon Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Kunjungan silahturami Idul Fitri ini diikuti oleh Pendeta Esti Widyastuti, S.Th., M.Min., Pengurus FKUB Pakem Y. Sukamto, S.Pd., M.Pd. , Ketua Majelis GKJ Pakem – Ir. Sri Pujo Dwilaksono dan Susi Basuki. Sedangkan dari unsur Gereja Katolik Pakem adalah Drs. B. Belariantata, S.Ag. serta anggota FKUB DIY Drs. Ignas Suryadi Sw., S.E., M.Pd., M.M. yang ditemani Ketua Wilayah Umat Katolik Santo Bartolomeus Candibinagun, Pakem Henricus Totok Yulianto, S.TP., M.P..

Menurut Drs. Ignatius Suryadi, silaturahmi Idul Fitri ini dilakukan ke kediaman Ketua MUI dan FKUB Kapanewon Pakem, Drs. Aminuddin Najib, M.Si. dan Penewu Kapanewon Pakem Rahmat Harimawan. Dan disambut penuh kegembiraan dan kebersamaan.

Kunjungan Komunitas Ekumene Kapanewon Pakem di kediaman Panewu Pakem Rahmat Harinawan (depan: ketiga dari kiri) dipimpin Bellariantata (belakang: kedua dari kiri) dan Pendeta Esti W (depan: kedua dari kanan. (Foto: Dokumentasi)

“Dimulai sekitar pukul 08.00 WIB kami sampai di rumah Panewu Kapanewon Pakem Bapak Rahmat Harinawan, S.Sos., M.Si. Kami di sambut dengan baik dan sangat akrab. Obrolan pun sangat cair dan penuh canda tawa,” jelas Suryadi dan menambahkan bahwa kehadiran Belariantata sebagai Ketua Paguyuban Ekumene Pakem menjadi semakin terasa kebersamaannya.

Lebih lanjut Suryadi menjelaskan, relasi baik selalu dibangun untuk kebersamaan. Apalagi relasi Belariantata dan dengan Panewu Pakem ini sudah terjalin dalam kebersamaan sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kapanewon Pakem, Pengurus FKUB Sleman. Sementara Rahmat Harimawan sebagai Panewu Pakem sekaligus sebagai pembina Paramuka Kapanewon. Maka panggilan kakak kepada Rahmat ini menjadi semakin terasa keakraban mereka.

Kunjungan silahturahmi yang dipimpin Bellariantata dan Pendeta Esti ini mendapat sambutan hangat dari Rahmat Harimawan. Ia menyatakan bahwa Idul Fitri merupakan tradisi Jawa. Menurutnya silaturhmi saling memaafkan adalah untuk memperjuangkan persatuan umat atau jemaat.

“Silahturami Idul Fitri itu merupakan tradisi Jawi (Jawa) untuk saling memaafkan. Inilah  perjuangan atau usaha untuk persatuan umat atau jemaat,” cerita Suryadi.

Saat berkunjung ke kediaman Ketua MUI dan FKUB Pakem, Drs. Aminuddin Najib, M.Si., Belariantata menyampaikan intensi kunjungan ini adalah silaturahmi. Pada kesempatan itu Bella juga menjelaskan hakikat ekumene (persaudaraan Kristen – dengan beberapa denominasinya – dengan Katolik).

Atas kunjungan ini Najib pun mensyukuri silaturahmi dan berterima kasih. Selain itu Najib juga menceritakan pengalaman Syawalan bersama warga Dusun Paraksari setelah Shalat Idul Fitri . Pada kesempatan itu Najib juga menyampaikan intisari dari sebuah novel yang pernah dibacanya sangat baik.

“Di surga kita tidak bisa makan, karena itu justru saling menyuapi. Barangkali itulah suasana surga dunia akan kita alami sekiranya kita saling melayani dengan penuh kasih,” pungkasnya serta menyatakan silaturahmi Idul Fitri ini sudah mendekatkan Komunitas Kristen Protestan, Katolik, dan Muslim. Semoga terus berlanjut dan meluas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *