Patrick Kluivert Dipecat

Puncta 19 November 2025
Rabu Biasa XXXII
Lukas 19:11-18

 

DALAM dunia olahraga atau bisnis sudah menjadi hal lumrah kalau ada pelatih yang gagal dipecat oleh pimpinan klub karena kinerjanya buruk. Demikian yang terjadi dengan Patrick Kluivert.

Patrick dipercaya untuk melatih timnas Indonesia agar lolos ke Piala Dunia 2026 zona Asia. Tetapi harapan itu kosong. Timnas Indonesia gagal maju ke final ajang sepakbola sedunia itu. Maka Patrick dipecat dari status pelatih timnas.

Yesus membuat perumpamaan tentang seorang raja yang mempercayakan hartanya kepada hamba-hambanya. Mereka harus berani mengambil resiko untuk berusaha sekuat tenaga mengembangkan mina.

Dua hamba pertama berani menginvestasikan harta tuannya dan mendapat laba. Ia diberi kepercayaan yang lebih oleh tuannya.

Sedang hamba ketiga tidak berani ambil resiko. Dia mencari aman dengan menyimpan mina sehingga tidak mendapat laba.

Mengikuti Yesus memang harus berani ambil resiko. Baik yang sukses maupun yang gagal semua ada resikonya. Orang yang sukses makin beresiko banyak lawan dan keras tantangannya. Orang yang gagal dan cari aman dicap sebagai orang yang tidak setia.

Namun mereka yang setia mengikuti kehendak tuannya akan mendapat pujian dan apresiasi naik jabatan atau mendapat anugerah kehormatan.

Perumpamaan ini mau memperingatkan kita apakah kita benar-benar mau mengikuti Yesus dengan berbagai resiko yang harus dihadapi.

Kalau kita tidak menunjukkan kinerja yang baik, mencari aman dengan menyimpan mina yang tidak menghasilkan, maka kita akan ditendang atau dipecat.

Seperti Patrick Kluivert yang tidak mampu menambah poin bagi Timnas, ia ditendang.

Semua pilihan selalu mengandung resiko. Begitu pula pilihan menjadi murid Yesus atau tidak tetap ada resikonya.

Tinggal beranikah kita ambil resiko dan berusaha sekuat tenaga agar hidup kita menghasilkan buah yang banyak?

Wonogiri terkenal pedagang bakso,
Mereka merantau sampai Labuan Bajo.
Mengikuti Yesus ada banyak resiko,
Setia bertanggungjawab agar dapat kado.

Wonogiri, berani ambil resiko
Rm. A. Joko Purwanto, Pr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *