Jika Bahagia, Berbagi Lebih Efektif dan Berdaya Guna

Pembinaan Siswa Katolik Tingkat Menengah Atas untuk Peningkatan Moderasi Beragama

News1588 Views

Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman mengadakan Pembinaan Siswa Katolik Tingkat Menengah Atas untuk Peningkatan Moderasi Beragama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan di Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan dan Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, Jalan Kaliurang, Sleman, D.I. Yogyakarta pada Sabtu, 24 Mei 2024.

Narasumber kegiatan yang dihadiri perwakilan siswa-siswi SMA/K Negeri di Kabupaten Sleman ini adalah A.M. Bebet Darmawan dan Doni Yudika (Tim Nawayaksa) serta Rm. Paulus Erwin Sasmita, Pr (Staf Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan).

CB. Ismulyadi (Penyelenggara Katolik Kankemenag Kab. Sleman) menyampaikan sambutan.

CB. Ismulyadi (Penyelenggara Katolik Kemenag Sleman) menyampaikan sambutan dan selamat datang kepada siswa-siswi perwakilan dari SMA/K Negeri di Kabupaten Sleman. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi kita untuk saling mengenal antarkita, lebih mengenal potensi dan kemampuan, serta menjadi bagian dari regenerasi,” ungkap Ismulyadi. Lebih lanjut disampaikan, “Semoga apa yang kita dapatkan dari kegiatan ini dapat meneguhkan iman kekatolikan kita, menjadikan kita sebagai pribadi tangguh dan siap berbagi bagi sesama.”

Melalui tema Always be Happy!, Doni Yudika mengajak para peserta untuk ice breaking dan saling mengenal antarpeserta. “Kebahagiaan menjadi sesuatu yang penting bagi kita. Jika kita bahagia, maka kita akan dapat berbagi secara lebih efektif dan berdaya guna,” kata Doni. Para peserta mengikuti dinamika dengan antusias dan gembira.

Dalam materi Duc In Altum (Bertolak ke Tempat Lebih Dalam), A.M. Bebet Darmawan menegaskan keberadaan manusia sebagai citra Allah. “Kita bersyukur dapat mengikuti dan mengalami kegiatan ini. Sebagai makhluk yang diciptakan secara sempurna, kita dapat mengolah karunia Tuhan, memanfaatkan, dan membagikan bagi Gereja dan Negara,” tutur Bebet. Melalui pengenalan dan pengolahan Mind, Body and Soul, Bebet juga mengajak para peserta untuk mempraktikkan keserasian antara apa yang dipikirkan dan tindakan yang dilakukan.

Rm. Paulus Erwin Sasmita, Pr menyampaikan materi Be an Influencer for God (Menimba inspirasi dari Santo Carlo Acutis).

Rm. P. Erwin Sasmita mengampu materi Be an Influencer for God (Menimba inspirasi dari Santo Carlo Acutis). “Mari kita menjadi influencer, memberi pengaruh yang baik bagi sesama. Untuk sampai pada tahap itu, kita perlu memiliki keyakinan diri yang kuat. Pertemuan kita ini menjadi inspirasi yang menggerakkan,” ajak Rm. Erwin.

Melalui materi yang disampaikan, Rm. Erwin juga mengajak para peserta untuk melihat peluang dan keunggulan diri di tengah gempuran teknologi Informasi. “Kita bisa meneladan seorang muda dalam Gereja Katolik, Carlo Acutis. Ia seorang remaja, yang mendokumentasikan mukjizat Ekaristi di seluruh dunia dan menuliskan semuanya pada situs web yang dibuat sendiri. Carlo Acutis terkenal karena keceriaannya, keterampilan komputer, dan pengabdiannya yang mendalam terhadap Ekaristi, yang menjadi tema inti dalam hidupnya. Ia diangkat menjadi Santo dalam Gereja Katolik,” tutur Rm. Erwin.

Gilda Valın Haliana, siswa SMA Negeri 1 Mlatı, menyampaikan, “Pembinaan siswa Katolik tingkat menengah tahun ini seru. Ice breaking-nya asyik, tentunya karena lebih banyak praktik dan interaksi dinamika bersama. Semoga tetap dilaksanakan pada tahun berikutnya sehingga menambah solidaritas siswa Katolik se Kabupaten Sleman.”

Stevanus Arka Putra, siswa SMKN 2 Depok, Sleman, berharap, “Acara seperti ini dapat diselenggarakan lagi, dengan materi yang lebih seru dan mengikuti perkembangan zaman generasi muda, dan tentunya dengan peserta yang berbeda agar makin banyak siswa-siswi Katolik di Kabupaten Sleman yang pintar dan berani. Acara yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Katolik Sleman ini sangat seru dan bermanfaat bagi peserta karena selain materi yang selain menambah ilmu, ada juga praktik-praktik yang dilakukan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *