Delegasi Palestina Kunjungi Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal, Belajar Harmoni Lintas Agama

News43 Views

JAKARTA- Sebanyak 13 anggota delegasi Palestina mengunjungi Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu, 27 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Trilateral Law Enforcement Dialogue antara Pemerintah Indonesia, Australia, dan Palestina.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen hasil Pertemuan 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia dan Australia ke-10. Kunjungan delegasi Palestina dikoordinasikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kedutaan Besar Australia.

Delegasi Palestina berfoto bersama saat berkunjung di Masjid Istiqlal Jakarta dalam dalam rangka Trilateral Law Enforcement Dialogue Australia–Indonesia–Palestina yang dilaksanakan pada 26 September hingga 5 Oktober 2026. (Dok. Kementerian PPN/Bappenas).

Delegasi terlebih dahulu mengunjungi Gereja Katedral Jakarta. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Masjid Istiqlal dengan berjalan melalui Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan kedua rumah ibadah tersebut.

Humas Gereja Katedral Jakarta, Susi Suwadie kepada utusan.net mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi delegasi Palestina untuk melihat secara langsung hubungan harmonis yang terbangun antara Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal.

“Mereka ingin mengetahui bagaimana hubungan harmoni yang terjadi antara kedua rumah ibadah ini, Katedral dan Istiqlal, yang dihubungkan oleh terowongan,” ujar Susi seusai menerima kunjungan delegasi di terowongan silahturahmi antara Gereja Katedral Jakara dan Masjid Istiqlal.

Delegasi Palestina dan tim perwakilan Kementerian Bappenas berfoto bersama di kompleks Masjid Istiqlal. (Dok. Kementerian PPN/Bappenas).

Menurut Susi, para anggota delegasi terkesan dengan suasana persaudaraan dan toleransi yang mereka temukan dalam kunjungan tersebut. Dalam kesempatan itu, delegasi juga berbagi cerita mengenai kehidupan masyarakat dan keberagaman agama di Palestina.

“Mereka sangat terkesan dengan suasana yang tercipta di sini, yang sangat harmonis dan penuh persaudaraan. Mereka juga berbagi cerita mengenai kondisi di sana, termasuk toleransi yang juga sebenarnya sudah tercipta dengan beberapa agama lainnya,” katanya.

Susi menjelaskan prasasti Paus Fransiskus di Terowongan Silahturahmi saat berkunjung ke Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal tahun 2024. (UTUSAN/Slamet Riyadi).

Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman mengenai kehidupan lintas agama. Para delegasi, lanjut Susi, merasa senang dapat mengunjungi kedua rumah ibadah dan melihat secara langsung simbol persaudaraan yang diwujudkan melalui Terowongan Silaturahmi.

Dalam perjalanan menuju Masjid Istiqlal, rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai hubungan erat antara kedua rumah ibadah tersebut, termasuk kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Katedral dan Istiqlal pada September 2024. Kunjungan Paus Fransiskus saat itu menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat pesan persaudaraan dan dialog antarumat beragama di Indonesia.

Tiga belas delegasi Palestina dan perwakilan Bappenas bersama tim berkeliling Gereja Katedral Jakarta. (UTUSAN/Slamet Riyadi).

Kunjungan delegasi Palestina ini berlangsung dalam rangka Trilateral Law Enforcement Dialogue Australia–Indonesia–Palestina yang dilaksanakan pada 26 September hingga 5 Oktober 2026.

Menurut informasi dari Pemerintah Australia, dialog trilateral tersebut merupakan bentuk kerja sama praktis dalam bidang penegakan hukum, pertukaran kelembagaan, dan pembelajaran bersama. Program ini juga menjadi tindak lanjut komitmen Australia dan Indonesia untuk mendukung prioritas pembangunan Otoritas Palestina, khususnya dalam bidang penegakan hukum.

Dialog tersebut diharapkan turut mendukung pembangunan perdamaian dan pengembangan kapasitas institusi di Palestina sebagai bagian dari agenda reformasi.

Delegasi Palestina berfoto bersama di Terowongan Silahturami Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal dalam dalam rangka Trilateral Law Enforcement Dialogue Australia–Indonesia–Palestina yang dilaksanakan pada 26 September hingga 5 Oktober 2026. (UTUSAN/Slamet Riyadi).

Kerja sama trilateral ini juga melanjutkan pengalaman dari Dialog Pendidikan Australia–Indonesia–Palestina yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui rangkaian pertemuan dan kunjungan kelembagaan, ketiga negara membangun ruang untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan di masing-masing negara.

Kunjungan ke Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal memberikan dimensi lain dalam rangkaian dialog tersebut. Selain kerja sama kelembagaan, para delegasi diperkenalkan pada pengalaman Indonesia dalam membangun ruang perjumpaan dan kehidupan bersama di tengah keberagaman agama.

Bagi Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal, Terowongan Silaturahmi menjadi salah satu simbol nyata bahwa keberagaman dapat dihidupi melalui perjumpaan, dialog, dan kerja sama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *