Atma Jaya Hoopsdown#3, Dukungan UAJY pada Gererasi Muda

News288 Views

Sebuah kompetisi basket Atma Jaya Hoopsdown #3 digelar Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) di di Hall Student Center, Gedung Slamet Rijadi pada 5–23 Agustus 2026. Ajang olah raga basket ini diikuti siswa SD, SMP, dan SMA dari berbagai sekolah di Indonesia dan ini menjadi rangkaian dari Dies Natalis ke-61 UAJY.

Atma Jaya Hoopsdown #3 menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan semangat kompetitif di lapangan. Kompetisi ini adalah bagian dari dukungan UAJY dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga. Melalui olah raga ini mereka diharapkan bisa bertumbuh dalam hal sportivitas, kerja sama tim, mental, dan kepercayaan diri.

Final awarding Hoopsdown #3 bagi kategori siswa SD Mix, Putri dan Putra telah berlangsung pada pada 10 Agustus 2026. Sementara itu untuk kategori SMP Putri dan Putra serta SMA Putri dan Putra dilaksanakan pada 23 Agustus 2026.

Sementara itu untuk para pemenang Atma Jaya Hoopsdown #3 ini penghargaan diserahkan oleh Wakil Rektor III UAJY, Ir. Yosef Daryanto, S.T., M.Sc., Ph.D., Kepala Bagian Kemahasiswaan KKPKA, Ignasius Irwan Adiyantara dan para sponsor acara ini.

Atma Jaya Hoopsdown#3 di UAJY). Dok UAJY).

Saat memberikan sambutan, Yosef Daryanto mengatakan HoopsDown #3 adalah salah satu bentuk kontribusi UAJY untuk mendukung perkembangan generasi muda.

“Secara keseluruhan, UAJY selalu ingin memberikan sumbangan kepada dunia pendidikan, khususnya pada generasi muda. Bukan hanya pada aspek akademik tetapi juga non-akademik. Olahraga berperan penting membentuk karakter generasi muda. Maka, Hoopsdown #3 tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kekuatan mental, kepercayaan diri, dan kemampuan bekerja sama,” katanya.

Sheryl Keisya Triswoyo, salah satu pemain tim basket putri SMA Olifant Yogyakarta, mengatakan bahwa kemenangan ini memiliki arti penting bagi sekolahnya. Ia berupaya  menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi juara yang telah dibangun oleh para alumni sebelumnya.

“Saya terkesan dari kompetisi. Nilai kebersamaan dan kekompakan terbangun dalam tim. Menurutnya, mempertahankan gelar juara justru menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim. Bagi kami, mempertahankan itu lebih susah daripada dapetin gelar itu sendiri,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *