Sleman. Hujan yang turun sejak pagi tidak menyurutkan semangat panitia dan anak-anak yang merayakan syukur atas ulang tahun ke-50 SD Kanisius Duwet pada Jumat, 19 Januari 2024. Acara istimewa yang mengusung tema “Karya Emas untuk Generasi Cerdas” ini diselenggarakan di halaman SD Kanisius Duwet dan halaman TK Indriyasana II Duwet yang berlokasi saling bersebelahan.
Para tamu undangan yang hadir berasal dari sekolah-sekolah Kanisius di Yogyakarta, Dinas Pendidikan, serta dari lingkungan Gereja dan masyarakat sekitar sekolah.
Nur Sukapti, S.Pd. selaku Ketua Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta mengatakan bahwa anak-anak yang saat ini duduk di sekolah dasar adalah generasi yang nantinya berada di posisi puncak saat Indonesia memasuki usianya yang ke-100 pada tahun 2045. “Selamat untuk SD Kanisius Duwet. Memasuki usia 50 tahun, terus berkembang dan berproses dalam mencetak anak-anak berkualitas dan berkarakter,” harap Nur.
Di sela rangkaian acara yang dimeriahkan oleh penampilan anak-anak dari ekstrakurikuler English Club, karate, paduan suara, dan menari, kehadiran Tin Sunardi menjadi saat yang dinanti. Wanita yang telah berusia lanjut tersebut adalah pendiri SD Kanisius Duwet yang resmi berdiri pada 4 Januari 1974.
Tin mengungkapkan bahwa SD Kanisius Duwet pada awal mulanya adalah gagasan dari Rm. C. Rommens, SJ yang saat itu masih menjadi pastor di Paroki Mlati. Bersama dengan Th. Supartinah yang juga pengagas dan pendiri SD Kanisius Duwet, perjuangan Tin Sunardi membuahkan hasil. Berawal dengan hanya memiliki 48 siswa, kini sekolah tersebut memiliki 300 siswa.
Didampingi Nimas Palmasari, S.Pd., Kepala Sekolah Kanisius Duwet, dan Decky Krishartedi selaku ketua komite sekolah, Tin Sunardi memberikan dua foto pendiri SD Kanisius Duwet agar dapat menjadi pengingat bagaimana perjalanan sekolah yang kini telah berjalan setengah abad ini.








