Santo Yoakim dan Santa Ana, Inspirasi Hari Kakek Nenek dan Usia Lanjut Sedunia

Uncategorized395 Views

Sleman. Perayaan Ekaristi Minggu, 23 Juli 2023 di Gereja Santo Aloysius Gonzaga Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terlihat berbeda. Biasanya, Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Rm. Laurentius Tata Priyana, Pr. Namun, dalam Misa kedua pukul 08.00 itu, Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Rm. Julius Sukardi, Pr.

Sebagian besar umat yang sudah sepuh atau berusia lanjut, dan tidak sedikit yang menggunakan kursi roda, terlihat antusias mengikuti Perayaan Ekaristi pagi itu. Menjadi istimewa karena hari Minggu terakhir di bulan Juli dirayakan oleh Gereja sebagai Hari Kakek Nenek dan Lanjut Usia Sedunia. Rm. Kardi pun mempersembahkan Perayaan Ekaristi ini sebagai penyemangat umat di balik usianya yang sudah lebih dari 80 tahun.

Dalam homilinya, Rm. Kardi menjelaskan sejarah dan asal mula ditetapkannya perayaan Hari Kakek Nenek dan Lanjut Usia Sedunia. Tema homili yang ia sampaikan hari itu juga sedikit berbeda dengan tema yang dituliskan oleh Paus Fransiskus, yakni “Rahmat-Nya Turun-temurun”. Di depan sekitar 400-an umat Paroki Mlati, Rm. Kardi menyebutkan dua tokoh yang menjadi inspirasi peringatan Hari Kakek Nenek dan Lanjut Usia Sedunia, yaitu Santo Yoakim dan Santa Ana.

Para petugas persembahan berusia lanjut.

Orang tua dari Bunda Maria sekaligus kakek dan nenek dari Yesus ini diperingati sebagai pelindung kakek nenek setiap 26 Juli. Sejak 31 Januari 2021, Paus Fransiskus menetapkan perayaan Hari Kakek Nenek dan Usia Lanjut Sedunia setiap hari Minggu keempat di bulan Juli atau yang mendekati tanggal 26 Juli.

Analogi “buah yang baik berasal dari pohon yang baik” digunakan Rm. Kardi dalam menggambarkan hubungan hal-hal baik antara Yesus (anak Maria) sebagai yang terbaik, Maria (ibu Yesus) sebagai wanita yang penuh rahmat yang terlahir dari pasangan Yoakim dan Ana.

Masih dalam Perayaan Ekaristi pagi itu, petugas persembahan yang hadir juga terlihat istimewa. Dengan mengenakan busana lurik Jawa, para petugas yang juga sudah berusia lanjut itu masih tampak anggun dan gagah dalam membawa ragam persembahan hingga ke depan altar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *