PUPIP: Wadah Pendukung Imam Projo dalam Menjaga Imamat

News1569 Views

Sleman. Paseduluran Umat Pamitran Imam Projo (PUPIP) mungkin belum banyak dikenal umat meski usianya sudah lebih dari 7 tahun di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Beberapa waktu lalu, PUPIP se-Kevikepan Yogyakarta Timur dan Barat mengunjungi Gereja Santo Aloysius Gonzaga Mlati dan mengadakan Perayaan Ekaristi.

Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Rm. Alphonsus Rodriquest Yudono Suwondo, Pr (Vikaris Episkopalis Kevikepan Yogyakarta Barat) sebagai selebran utama dengan tiga imam konselebran lainnya, yakni Rm. Ignatius Fajar Kristianto, Pr (Pendamping PUPIP), Rm. Lorensius Tata Priyana, Pr (Pastor Paroki Mlati), dan Rm. Yulius Sukardi, Pr (Vikaris Parokial Paroki Mlati). 

Romo Wondo, di hadapan sekitar 300 umat yang tergabung dalam PUPIP dari berbagai paroki se-Kevikepan Yogyakarta Timur dan Barat, menuturkan bahwa keberadaan PUPIP bukan sendirian. Ordo dan kongregasi lainnya juga memiliki paguyuban serupa dengan wajah dan ciri khasnya masing-masing.

Kehadiran PUPIP adalah sebagai wadah atau sarana bagi umat dalam mendukung para imam Projo dalam menjaga imamatnya dan mewartakan Kerajaan Allah. Meski tanpa ikatan hukum, tetapi dukungan tersebut menjadi tambahan energi bagi para imam dalam tugas pelayanannya.

Sebagai anugerah yang datang dari Tuhan, imamat para imam Projo harus terus diperjuangkan, dijalani, dan dihidupi. Untuk mendukung perjuangan para imam tersebut, kemitraan dengan umat juga diimani sebagai langkah untuk menampilkan wajah Allah agar semakin ketara (terlihat) dan ketampa (diterima).

Romo Wondo juga berpesan agar umat yang diberkati dan turut mendukung perjuangan para Imam Projo melalui PUPIP juga terus menumbuhkan semangat paguyuban dengan semangat kerendahan hati.

Usai Perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan merayakan ulang tahun ke-14 imamat Romo Wondo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *