Puisi tidak hanya bermain dengan kata-kata. Ia dapat membuka mata kita untuk melihat kenyataan secara lebih dalam, merasakan kehadiran Tuhan dalam hal-hal sederhana, sekaligus mendengar jeritan alam dan manusia yang terluka.
Dalam tulisan “Puisi dan Kontemplasi: Membaca Hopkins dan Romo Mudji”, Beda Holy Septianno, SJ mempertemukan dua penyair Jesuit dari zaman dan budaya yang berbeda: Gerard Manley Hopkins, SJ dan Romo Mudji Sutrisno, SJ. Keduanya menunjukkan bahwa alam bukan sekadar latar yang indah, melainkan ruang perjumpaan dengan Sang Pencipta. Rumput yang basah, lembah, sungai, cahaya pagi, dan berbagai pengalaman manusia dapat menjadi pintu masuk menuju kontemplasi.
Melalui puisi Ribblesdale, Hopkins memandang seluruh ciptaan sebagai sesuatu yang memuji dan memuliakan Tuhan hanya dengan keberadaannya. Keindahan alam yang tampak sederhana menyimpan kedalaman spiritual serta menyingkap pemeliharaan Allah yang terus berlangsung dalam dunia. Pandangan ini berakar kuat dalam semangat Latihan Rohani yang mengajak manusia menemukan Tuhan dalam segala hal.
Sementara itu, melalui puisi-puisi dalam Rekah Lembah, Romo Mudji menghadirkan hubungan yang intim antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Alam tidak diperlakukan sebagai benda mati, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang ikut berbicara, menderita, dan mengundang manusia untuk berhenti, mendengarkan, serta merenung.
Puisi Hopkins dan Romo Mudji juga tidak berhenti pada kekaguman romantis terhadap alam. Keduanya menjadi kritik sosial dan ekologis: sebuah seruan kenabian terhadap keserakahan, eksploitasi alam, kemiskinan, serta penderitaan manusia. Puisi menjadi jalan kontemplasi yang menyingkirkan ego manusia dan mengajak kita membangun relasi dengan Tuhan melalui perhatian kepada sesama, alam, dan segala sesuatu yang hadir di hadapan kita.
Bagaimana puisi dapat membawa kita semakin dekat kepada Tuhan? Bagaimana keindahan, penderitaan, seni, filsafat, dan iman dapat bertemu dalam satu pengalaman kontemplatif?
Temukan refleksi selengkapnya dalam Majalah ROHANI Edisi Juli 2026 dengan tema:
Sahabat dalam Tuhan
📬 Pemesanan dan langganan:
Anang Pramuriyanto
📱 0812-2522-5423
Felix Kris
📱 0895-4139-26111
Majalah tersedia dalam edisi cetak dan digital. Harga edisi cetak Rp20.000,00, belum termasuk ongkos kirim.
🕊️ Mari bagikan informasi ini kepada keluarga, sahabat, komunitas, dan siapa pun yang ingin bertumbuh menjadi sahabat sejati bagi Tuhan dan sesama.
Selamat membaca. Tuhan memberkati!
Felix Kris Alfian













