Membangun Karakter Lewat Doa dan Pujian

News79 Views

YOGYAKARTA – SMP BOPKRI 3 Yogyakarta mempunyai kebiasaan istimewa di setiap hari Jumat pukul 12.00 WIB. Sekolah ini menanamkan nilai-nilai keimanan dan karakter pada peserta didik. Kegiatan pembiasaan rohani ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif pada siswa.

Di hari itu, para siswa-siswi diajak untuk berkumpul mengikuti kegiatan pembiasaan hidup rohani. Melalui doa dan pujian yang dilakukan secara konsisten, sekolah berharap siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang beriman, rendah hati, peduli terhadap sesama dan mampu mengendalikan diri.

Acara pembiasaan hidup rohani ini dimulai ketika bel tanda berkumpul siswa berbunyi. Mereka kemudian dengan tertib berkumpul di aula sekolah. Di aula sekolah ini, mereka kemudian diajak menyanyikan sejumlah lagu rohani bersama-sama. Suara para siswa yang berpadu terdengar kompak dan menciptakan suasana hangat. Tak hanya itu, sebelum akhir acara doa pembiasaan hidup rohani ini mereka melakukan doa bersama untuk sekolah, keluarga dan Negara Indonesia.

Menurut Kepala Sekolah SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, Catur Suryo Nugroho, S.Psi., pembiasaan kegiatan rohani di hari Jumat ditujukan agar siswa memiliki waktu khusus untuk menenangkan diri dan bersyukur.

“Kegiatan rohani setiap hari Jumat memang sudah menjadi kesepakatan bersama. Hal ini ditujukan untuk membangun karakter siswa melalui doa dan pujian agar siswa-siswi SMP BOPKRI 3 tertanam nilai-nilai keimanan dalam diri mereka. Kami juga berusaha mempertahankan kegiatan ini serta memperkaya variasinya  agar siswa selalu antusias mengikutinya,” ujar jelas Catur.

Selain kegiatan mingguan, SMP BOPKRI 3 juga menyelenggarakan agenda bulanan yang istimewa. Pihak sekolah mengundang pemusik yang meliputi pemain piano, gitar dan penyanyi rohani untuk mengiringi dan memeriahkan ibadah. Menurut Catur, kehadiran mereka membuat suasana kegiatan terasa berbeda dari biasanya.

“Siswa tampak lebih bersemangat  bernyanyi, dan beberapa diantaranya terlihat larut dalam lagu yang dibawakan,” cerita Catur.

Melalui pembiasaan doa dan pujian, SMP BOPKRI 3 Yogyakarta menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pengembangan kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembinaan iman, hati, dan karakter. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten ini diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan peduli terhadap sesama.

Joesephine Manika Risa Saputri

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *