Mahasiswa FBE UAJY Raih Juara 1 Business Case Competition INFAIR 2026

News223 Views

Sleman. Tim mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) meraih Juara 1 dalam Business Case Competition (BCC) INFAIR 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) pada 20 September 2026 ini mengangkat tema “OptimaRise: Advancing Sustainable Performance Through Operational Excellence”.

Tim UAJY terdiri dari Jonathan Rizky Badilo, Maria Gracetania Felly, Kezia Callista Odelyn Sinugroho, dan Emmanuel Khrisna Wijaya. Keempatnya merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023.

BCC INFAIR 2026 merupakan kompetisi analisis studi kasus bisnis yang menguji kemampuan peserta dalam memecahkan masalah, menyusun strategi, dan bekerja sama untuk menghasilkan solusi bisnis yang efektif.

Dalam kompetisi tersebut, tim FBE UAJY mendapatkan studi kasus dari Aruna, perusahaan yang bergerak dalam produksi ikan tuna.

Kasus yang diberikan berfokus pada permasalahan operasional perusahaan, terutama ketidakstabilan data biaya serta pengelolaan supply and demand.

Kezia mengatakan, tim merancang solusi berupa decision engine, yaitu sistem pendukung pengambilan keputusan yang dibuat untuk membantu perusahaan menentukan langkah operasional berdasarkan data.

“Jadi, decision engine itu basically itu seperti sebuah sistem besar yang di dalamnya ada tujuh ‘otak’. Kayak ada tujuh mesin ibaratnya mereka kayak manusia, punya otak untuk mengambil keputusan. Contoh keputusannya, entah itu kayak yes or no, go, atau stop, seperti itu,” ucapnya.

Bagi para anggota, kompetisi ini memberikan pengalaman berharga, terutama dalam menyatukan berbagai opini dan melakukan brainstorming untuk menghasilkan solusi.

Kezia, salah satu anggota tim, mengungkapkan case yang diberikan bukan bidang yang biasa mereka pelajari sebagai mahasiswa Manajemen.

Kemenangan tersebut menjadi pengingat bahwa keberanian untuk mencoba dan kesediaan menjalani proses merupakan bagian penting dari pengalaman berkompetisi. Jonathan berpesan agar mahasiswa tidak takut menghadapi kegagalan ketika mencoba berbagai kesempatan.

“Jangan pernah takut untuk mencoba, kalau kamu 99 kali gagal, kamu harus naikin 100 kali,” ujarnya.

Kezia juga berpesan untuk mahasiswa UAJY yang ingin mengikuti kompetisi serupa untuk jangan takut mencoba walau di tengah akan merasa berat.

“Jangan pernah takut untuk berproses, dan aku harus jujur bahwa di tengah-tengah semua jalan itu, kamu akan babak belur, kamu akan nangis-nangis. Tapi jangan pernah takut, habisin jatah gagalmu di masa muda, karena semua itu bagian dari proses,” ucapnya.

Melalui prestasi ini, tim FBE UAJY menunjukkan kolaborasi dan kemauan untuk terus belajar dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan di luar bidang yang biasa dipelajari.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa UAJY lainnya untuk berani mengambil kesempatan dan terus berproses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *