Mahasiswa Fakultas Teologi Wedabhakti Kunjungi “Pabrik” Buku Madah Bakti

News224 Views

Yogyakarta. Pusat Musik Liturgi (PML) Yogyakarta mendapat kunjungan kehormatan dari 42 mahasiswa semester satu Fakultas Teologi Wedabhakti Universitas Sanata Dharma (FTW USD) Yogyakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui lebih dekat karya PML, terutama tentang musik inkulturasi. Selain itu, para mahasiswa ingin mengetahui lebih lanjut karya PML sepeninggal Rm. Karl-Edmund Prier, SJ.

Kunjungan dipimpin dosen pengampu, Rm. Dionisius Bismoko Mahamboro, Pr didampingi Leo Febrianus. Kunjungan ini juga merupakan rangkaian kuliah Studi Metode Budaya, yang dilakukan tidak hanya di ruang kelas tetapi juga ada kuliah lapangan, salah satunya napak tilas kampus Teologi.

“Jadi, (mereka) tidak hanya mengenal studi kekayakan intelektual lewat perpustakaan dan studi di kelas saja, tetapi juga dikenalkan pula pada studi kekayakan Gereja di Indonesia, salah satunya dikenalkan dengan PML,” terang Leo.

Leo mengatakan, sehari sebelumnya ia mendampingi Rm. Bismoko untuk mengenalkan mahasiswa semester lain untuk napak tilas kampus Teologi. Puskat merupakan salah satu cikal bakal kampus. Di gedung Puskat itulah PML berada. Maka, ketika Leo bersama Rm. Bismoko melewati PML, mereka tergerak berkunjung pada hari berikutnya.

Rm. Bismoko menyebut kunjungan ini juga bertujuan mengenalkan musik inkulturasi kepada para mahasiswa langsung dari sumbernya, “pabrik” buku Madah Bakti. “Karena sebagian besar mahasiswa tidak tahu,” lontarnya disambut tawa mahasiswa.

Kunjungan diterima Elisabet Twitien Sezi Colasina selaku Pimpinan PML beserta karyawan. Elis menjelaskan, hingga saat ini PML masih eksis bahkan masih mengadakan kursus reguler dengan 110 siswa dan 130 siswa kursus musik jarak jauh (online).

“Semoga kunjungan ini dapat diteruskan dalam bentuk kerja sama selanjutnya, terutama berkaitan dengan musik Gereja, entah musik inkulturasi ataupun bentuk lainnya, lebih-lebih bagi para calon romo ini,” harap Elis.

Dalam kesempatan ini, para mahasiswa berkesempatan mencoba dua lagu dari Madah Bakti, yakni Kristus Beserta Kita (MB 767) gaya Batak Toba, Cahaya Suci (MB 220) gaya Sunda, dan satu lagu request dari para mahasiswa, Marilah Bersyukur (MB 763) gaya Flores Ngadha kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab.

Kegiatan diakhiri dengan melihat langsung dan memainkan alat musik koleksi PML serta mengunjungi Museum Romo Prier yang berada di sisi barat toko Puskat dengan dipandu karyawan PML.

Danan Murdyantoro 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *