Examen Conscientiae: Pemeriksaan Batin Membawa Kemendalaman Iman

Papan Tulis901 Views

Pernahkah kalian mendengar Examen conscientiae? Examen conscientiae adalah pemeriksaan batin yang biasanya dilakukan untuk mengintrospeksi diri dan mendekatkan diri pada Tuhan. Kegiatan Examen ini diperkenalkan oleh St. Ignatius Loyola, pendiri Serikat Jesus, dan kemudian menjadi kebiasaan para kaum klerus serta para pengikutnya yang menghidupi semangat Spiritualitas Ignatian.

Di dalam Examen, kita diharapkan untuk menyadari kehadiran Tuhan dan menyadari banyaknya kejadian yang dialami pada hari itu sekaligus mengucapkan syukur. Setelah merenungkan kejadian pada hari itu, kita juga harus memohon ampun pada Tuhan atas semua hal buruk yang telah dilakukan.

Tentu, setelah memohon ampun kita harus melakukan aksi nyata. Namun, sebelum itu, kita juga perlu merencanakan aksi dan memohon rahmat Tuhan agar menyertai setiap aksi perubahan yang ingin dilakukan.

Pada dasarnya, Examen merupakan pemeriksaan batin yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, tidak dibatasi oleh aturan yang ada. Sama seperti saat kita berdoa, Examen juga mendekatkan diri kita pada Tuhan.

Saat melakukan Examen, kita bisa membuat ketentuan sendiri tanpa mengikuti panduan Examen jika sudah terbiasa. Examen bisa disimpulkan sebagai sarana pemeriksaan batin dengan meditasi singkat versi yang sederhana dan simpel dengan manfaat yang baik guna merefleksikan pengalaman yang telah didapatkan.

Mengingat banyaknya manfaat untuk kehidupan sehari-hari para siswa, maka SMP Kanisius Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberlakukan Examen ini sebagai tanggung jawab dan kesadaran wajib mingguan. Hal ini sesuai dengan nilai dasar 5 K Kanisius, yaitu kedisiplinan, kepedulian, kejujuran, keunggulan, dan kemerdekaan.

Dimulai dari melakukan pemeriksaan batin dengan Examen setiap hari Kamis, kami para siswa diminta jujur dan peduli pada diri sendiri atas semua pengalaman hidup yang telah dilakukan dan didapatkan.

Dengan disiplin melakukan Examen ini, kami para siswa diharapkan bisa menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Dari Examen ini, kami para siswa bisa lebih bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih, serta makin mengembangkan nilai Kanisius di dalam diri kami masing-masing. Hal itu pasti akan berguna bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Angela Aprizita Setyaningrum (Siswi SMP Kanisius Kalasan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *