YOGYAKARTA– Sebanyak 108 Apoteker baru dikukuhkan Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta dalam sidang terbuka dan pengambilan sumpah yang penuh khidmat di Kampus III Paingan, Universitas Sanata Dharma , Sabtu, 3 Oktober 2026
Sidang pengukuhan dan sumpah apoteker dilakukan oleh Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Dr. apt. Dewi Setyaningsih.
Dalam pesan sambutannya Pelaksana Harian Rektor Universitas Sanata Dharma, Prof. Ir. Sudi Mungkasi, Ph.D., mengatakan pencapaian kelulusan dan pengambilan sumpah ini menjadi bukti kompetensi para apoteker baru. Tidak hanya itu saja, hal ini juga menjadi bukti bahwa mutu Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi USD sungguh berkualitas unggul,” ujar Sudi.
“Kelulusan 100% ini adalah bukti kompetensi para apoteker baru yang melampaui standar yang ditetapkan. Hal ini juga menjadi bukti akan mutu Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi USD yang sungguh berkualitas unggul,” terang Sudi.

Sudi Mungkasi juga menyampaikan bahwa seluruh peserta Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker (UKOMNAS PDPA) dari Universitas Sanata Dharma berhasil lulus dengan tingkat kelulusan 100 persen.
“Sebanyak 108 peserta UKOMNAS PDPA (Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker) Universitas Sanata Dharma (USD) lulus 100 persen ujarnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan apoteker baru, apt. Ryan Samuel Nababan, S.Farm yang baru saja disumpah mengungkapkan rasa syukurnya telah lulus dan disumpah sebagai seorang apoteker.
“Saya pribadi dan mewakili seluruh teman-teman yang baru disumpah sebagai apotoker lulusan USD mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami,” ungkap Ryan mewakili teman-temannya.
Dalam kegiatan tersebut, apoteker baru juga diserahkan kepada Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bersamaan dengan pengukuhan dan pengambilan sumpah 108 apoteker baru ini USD juga memberikan penghargaan kepada lima mahasiswa berprestasi. Mereka adalah Chesie Laurendy menerima Dexa Award, Dionisius Rafael Makawaehe menerima Kalbe Award, Hendrik Satria Dwi Putra menerima Novel Award, Fidencia Mytha Permata Sari menerima K24 Award, dan Ni Kadek Risna Aprilia Damayanti menerima Sanata Dharma Award.
Sebuah persembahan lagu persembahan dari perwakilan apoteker baru yang membahana menjadi penutup kegiatan ini. Dan mereka mengungkapkan rasa syukur dan doa kelulusan yang dipimpin oleh apt. Gregorius Giani Adikila, S.Farm sebagai penutup kegiatan.
Humas Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (I Nyoman Adrian Charisteas)







