Tulisan, Media Persatuan dan Silaturahmi

Workshop Penulisan Lintas Iman

News1403 Views

Sleman. Tim Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Bidang Kemasyarakatan Gereja Maria Marganingsih Kalasan (GMMK) mengadakan Workshop Penulisan Lintas Iman. Kegiatan dihadiri sekitar 30 orang dari pemeluk agama Katolik, Hindu, Buddha, Kristen, Islam, dan Penghayat Kepercayaan. Workshop penulisan dilaksanakan di Wisma Yoso Putro, Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan, Sleman pada Selasa, 30 April 2024.

Elisabeth Siwi Walyani, Ketua Bidang Kemasyarakatan GMMK menyampaikan, “Kita bersyukur dapat bertemu dan berkumpul di tempat ini untuk semakin mempererat persaudaraan dan persahabatan lintas iman. Selain dapat mengembangkan diri dan potensi melalui penulisan, kita bersatu dan meneguhkan karya untuk melayani sesama di Kapanewon Kalasan. Semoga kita semakin akrab dan kuat.” 

Dalam workshop ini, CB. Ismulyadi (C. IsmulCokro) hadir sebagai narasumber. “Kita akrab dengan tulisan. Setiap hari kita menulis, entah status atau lainnya. Tulisan menjadi media yang mempersatukan kita dan semoga menjadi dokumentasi silaturahmi antarkita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ismulyadi mengajak para peserta untuk membagikan pengalaman menghidupi, menghayati, dan mengamalkan hidup kebersamaan dalam keberagaman. “Kebahagiaan akan berlipat ganda jika dibagikan,” tegasnya.

Gde Suardhana, perwakilan dari Hindu, menyatakan kesannya, “Kegiatan ini menarik sekali. Saya mendapat banyak inspirasi. Saya merasakan takut untuk menulis. Itulah yang menghambat saya untuk menulis. Workshop ini meneguhkan saya untuk berani menulis.”

Sementara itu, Arif Wahyu Nugroho, Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Kapanewon Kalasan, mengatakan, “Kegiatan ini menjadi wujud toleransi, sebagai kunci penting dan utama dalam rangka memperkukuh persatuan dan kesatuan serta menjaga kerukunan antarumat beragama melalui sikap saling membantu dan bekerja sama dalam membangun dan menciptakan suasana yang damai serta harmonis.”  

Selanjutnya, Triyani dari Penghayat Kepercayaan juga mengungkapkan, “Saya senang dengan kegiatan ini. Saya tidak tahu banyak tentang dunia penulisan. Melalui workshop ini, selain mempererat persaudaraan juga memberikan pemahaman baru. Saya punya jurnal spiritual dan semoga dapat saya kembangkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *