Puncta 02 Mei 2024
PW. St. Athanasius, Pujangga Gereja
Yohanes 15: 9
DALAM kisah Ramayana, Rama, Sinta dan Laksmana hidup mengembara di hutan. Sinta melihat ada kijang lincah dan menarik. Ia minta kepada suaminya, Rama untuk menangkapnya.
Sebelum pergi, Rama berpesan kepada adiknya, Laksmana untuk menjaga kakak iparnya. Rama pergi mengejar kijang kencana. Karena lama tidak kembali, Sinta menyuruh Laksmana untuk menyusul kakaknya.
Laksmana ragu dan bimbang. Pergi mencari Rama berarti meninggalkan tanggungjawab. Namun jika tidak pergi, Sinta kawatir akan keselamatan Rama. Sebelum pergi, Laksmana membuat garis lingkaran dengan ajian “Rajah Kalacakra.”
Sinta diminta tidak meninggalkan lingkaran itu. Sinta diminta tetap tinggal di dalam lingkaran yang sudah dibuat oleh Laksmana. Setelah berpesan demikian, Laksmana pergi menyusul Rama.
Rahwana, raja yang jahat terpesona oleh kecantikan Sinta, yang hanya sendirian di tengah hutan. Ia merubah dirinya menjadi seorang brahmana yang mengemis minta pertolongan Sinta.
Sinta sangat iba melihat brahmana yang kurus kelaparan. Ia mendekati Rahwana dan mengulurkan tangannya untuk menolong pengemis itu.
Ia keluar dari lingkaran pengamanan yang dibuat Laksmana. Secepat kilat tangan Sinta diraih dan diculik oleh Rahwana dibawa pergi ke Alengka.
Yesus berpesan kepada murid-murid-Nya, “Tinggallah di dalam kasih-Ku, sebagaimana Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal dalam kasih-Ku.”
Jika kita tinggal dalam kasih Tuhan, kita akan aman, damai sejahtera dan sukacita akan tinggal dalam diri kita. Kasih Tuhan akan menyelamatkan kita dari segala mara bahaya. Asalkan kita mau menuruti perintah-perintah-Nya. Jangan pernah meninggalkan kasih Tuhan.
Sinta tidak menuruti perintah adiknya. Ia diminta tinggal dalam lingkaran supaya aman dan selamat. Tetapi godaan di luar lingkaran kasih itu menuntunnya pergi sehingga dia ditawan oleh si jahat yakni Rahwana.

Godaan dunia sering kali membujuk kita agar kita keluar dari lingkaran kasih Tuhan. Akibatnya kita ditawan oleh keinginan-keinginan semu dari dunia ini yang akan menjauhkan kita dari kasih Tuhan.
Kalau kita mau menuruti perintah Tuhan yakni mengasihi, kita akan tinggal di dalam perlindungan dan penjagaan Tuhan. Kita aman di dalam kasih-Nya.
Marilah kita pegang erat-erat perintah Tuhan ini, “hendaklah kamu saling mengasihi, sebagaimana Aku telah mengasihi kamu.”
Kita memasuki bulan kelima,
Bulan Mei adalah bulan Maria.
Kasih Tuhan melindungi kita,
Kita selalu aman damai sejahtera.
Cawas, Tinggal dalam kasih-Nya
A. Joko Purwanto, Pr








