Susur (Silaturahmi Saudara) Banguntapan, Kunjungan Anak Muda Lintas Agama

News1706 Views

Bantul. Dalam rangka merawat kebinekaan dan kehidupan toleransi umat beragama. Komunitas Gusdurian Jogja melaksanakan agenda Susur (Silaturahmi Saudara) Banguntapan. Kegiatan ini berbentuk kunjungan silaturahim ke rumah ibadah dalam kawasan Kec. Banguntapan, Bantul, D.I Yogyakarta.

Dalam agenda Susur Banguntapan kali ini, ada empat rumah ibadah yang dijadikan tempat kunjungan. Pertama, Masjid As Salam Sorowajan. Kedua, Gereja Kristen Jawa Karangbendo. Ketiga, Gereja Kristen Jawa Wonocatur. Keempat, Gereja Santo Mikael Pangkalan.

Agenda Susur Banguntapan ini sebetulnya merupakan program agenda yang sudah dilakuķan beberapa kali sebelumnya, tetapi dengan nama yang berbeda, yakni Jalan-jalan Toleransi (Jalan Tol). Gusdurian Jogja juga memiliki agenda Pendampingan Masyarakat Banguntapan dan sudah pernah melakukan kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) bersama stakeholder di Banguntapan pada 18 Mei 2024.

Dari salah satu poin diskusi pada FGD tersebut, muncul gagasan untuk melakukan Susur Banguntapan dan YouthCamp sebagai wadah pertemuan, perkenalan, sekaligus peningkatan kapasitas, terutama untuk jejaring anak muda lintas agama di Banguntapan.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah Masjid As Salam. Rombongan sampai di Masjid pukul 07.30 usai jemaat Masjid As Salam melakukan Pengajian Umum Ahad Pon. Pengurus Takmir Masjid As Salam yang menyambut adalah Ketua Takmir, Dr. H. Hamim Ilyas yang juga merupakan tokoh Muhammadiyah Yogyakarta.

Dalam sambutan itu, Hamim banyak bercerita soal keragaman yang sudah sejak lama ada dan terjaga di Sorowajan, program-program masjid, sejarah renovasi dan pembangunan masjid, serta tokoh yang mewakafkan tanah untuk masjid. “Kita harus meneladani keikhlasan mereka,” pesan Hamim.

Kunjungan pertama di Masjid As Salam Sorowajan.

Selanjutnya, Gusdurian Jogja melakukan kunjungan kedua ke Gereja Kristen Jawa (GKJ) Karangbendo. Rombongan datang pada saat jemaat sedang melakukan ibadah pukul 08.50. Rombongan dipersilakan ikut untuk melihat proses ibadah.

Di GKJ Karangbendo, tokoh yang menyambut adalah Widiyanto Matheus, selaku MPH (Majelis Pelaksana Harian) GKJ Karangbendo. Widiyanto menyambut baik dan senang sekali akan kunjungan Gusdurian Jogja. Secara pribadi, Widiyanto sudah dari dulu dekat dengan beberapa tokoh yang juga dekat dengan Gus Dur.

Kunjungan kedua di Gereja Kristen Jawa Karangbendo.

Tempat ketiga kunjungan adalah Gereja Kristen Jawa Wonocatur. Dalam kunjungan ini, rombongan sampai di GKJ Wonocatur pukul 10.50 dan jemaat sudah selesai melaksanakan ibadah.

Rombongan disambut dengan hangat. Tampak sekali ibu-ibu pengurus Gereja senang sekali akan kunjungan ini dan menikmati dialog. Christy, tokoh yang dituakan di Gereja, bercerita tentang kekaguman dan hormatnya pada Gus Dur. Bagaimana Gus Dur banyak melakukan perubahan baik yang terasa bagi masyarakat.

Christy berpesan, “Teruslah rawat agenda merawat keberagaman seperti ini. Teruslah menanam kebaikan. Syukur nanti akan berbuah, berdampak manis di kemudian hari. Jadilah lilin dalam gelap. Tebarlah kedamaian.”

Kunjungan ketiga di Gereja Kristen Jawa Wonocatur.

Tempat terakhir yang dikunjungi Susur Banguntapan adalah Gereja Santo Mikael Pangkalan. Rombongan sampai di sana pukul 12.20 dan langsung disambut Rm. Martinus Joko Lelono, Pr, Pastor Paroki Santo Mikael Pangkalan.

Di siang hari yang cukup terik ini, Rm. Joko mempersilakan rombongan untuk istirahat, berdiskusi, sambil menikmati es cincau dan bakso.

Dalam setiap sesi kunjungan, dialog dimulai dengan cerita dan paparan dari tokoh agama yang menyambut. Selanjutnya, dengan bentuk diskusi informal, sesi tanya jawab selalu berlangsung ramai dan antusias dari para Gusdurian yang bertanya banyak hal membuat dialog hidup dan seru.

Mereka saling bercerita tentang keberagaman, hubungan antarpemeluk agama, konsep, dan filosofi bangunan gereja, musik, paham keagamaan, sampai kehidupan sosial masyarakat di Banguntapan.

Para pengurus rumah ibadah ini sangat mendukung agenda Susur Banguntapan, dan juga siap mendukung agenda YouthCamp yang akan diselenggarakan pada Juli 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *