Yogyakarta. PT Kusuma Bhumi Rahayu (KBR) yang merupakan pemilik dan pengelola usaha layanan kedukaan dan Toko Peti Jenazah Sedyo Rahayu meluncurkan program eSeR SIMPATI pada Jumat, 15 Agustus 2025 di Hotel Tjokro Style Yogyakarta.
Dalam Program eSeR Simpati (Sedyo Rahayu “Simpanan Pelayanan Kematian), PT KBR menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Central Asia (BCA) untuk menunjang sistem penyetoran dana dari anggota yang terdaftar.
“Sejak bertahun-tahun yang lalu, konsumen Sedyo Rahayu telah memberikan masukan kepada kami untuk dapat menyediakan program simpanan atau tabungan agar dapat mempersiapkan diri apabila dirinya atau keluarganya meninggal dunia,” ungkap Yosef Tata Bhumi Putranto, pemilik PT KBR.

Pria yang akrab disapa Totok ini menjelaskan lebih lanjut, simpanan tersebut dapat digunakan untuk membeli produk peti, perlengkapannya, serta paket layanan kedukaan yang difasilitasi Sedyo Rahayu.
Melalui Program eSer Simpati, masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya bisa mendapatkan peti jenazah, perlengkapannya, dan paket layanan kedukaan dengan pembayaran secara bertahap melalui virtual account BRI atau BCA.
“Dengan cara itu, pembayaran bisa dilakukan di mana saja dan langsung masuk ke pencatatan admin kami secara real time,” terang Leonardus Suka Bhumi Nugraha, putra bungsu Totok.
Leon, sapaannya, mengatakan kerja sama dengan kedua bank dilakukan untuk memastikan keamanan dana simpanan dan transparansi bagi konsumen. “Konsumen dapat melakukan pengecekan jumlah simpanan secara berkala,” tegasnya.
Ia pun menandaskan, dengan diluncurkannya Program eSeR Simpati, konsumen dapat menyiapkan yang terbaik bagi dirinya atau orang-orang yang terkasih dengan lebih siap dan terencana. “Karena meninggalkan kenangan indah lebih baik daripada meninggalkan beban untuk keluarga dan orang-orang terkasih,” tutur Leon.
Peluncuran Program eSer Simpati ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Totok dengan didampingi sang istri Maria Tatik Supriyatiningsih, serta keempat anak mereka, yakni Christina Wudantri Bhumi Lestari, Rosalia Ariyani Bhumi Lestari, Antonius Karuno Bhumi Nugroho, dan Leonardus Suka Bhumi Nugraha.

Pada kesempatan ini, beberapa konsumen menandatangani Perjanjian eSeR Simpati dengan didampingi oleh dua ahli waris masing-masing.
Sedyo Rahayu yang telah berdiri sejak 1984 hingga saat ini telah melayani penjualan peti jenazah berikut perlengkapannya dan pelayanan kedukaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Selama itu, Sedyo Rahayu telah bekerja sama dengan banyak Gereja dan rumah sakit dalam pelayanannya. Sejak awal berdirinya, Totok menegaskan agar usaha ini lebih mengedepankan pelayanan sosial.
Kisah perjalanan Sedyo Rahayu dalam menapaki karya ini dapat Anda baca di Majalah UTUSAN edisi September 2025.
Willy Putranta & Slamet Riyadi














