Romo Prier telah sekian lama berkarya di Indonesia. Ia berkarya dalam bidang musik, terkhusus mendedikasikan hidupnya untuk musik liturgi Gereja.
Romo Prier lahir di Weinhem, Jerman pada tanggal 18 September 1937 dari pasangan Georg Prier dengan Else Prier. Ia tumbuh menjadi pria dewasa bersama dua adiknya, Werner Prier dan Rudolf Prier. Ia memutuskan menjalani hidupnya dengan menjawab panggilan sebagai pastor.

“Barangkali Anda masih ingat buku nyanyian umat berjudul Madah Bakti. Mungkin ada yang masih melihat, tetapi ada dari antara Anda yang sudah tidak pernah melihatnya lagi. Mungkin Anda juga pernah mendengar tentang paduan suara Legendaris di Yogyakarta, Vocalista Sonora. Anda mungkin masih ingat peristiwa penyerangan teroris di Gereja St. Lidwina Bedog. Di balik itu semua ada nama Romo Karl Edmund Prier, SJ,”.

Minggu, 21 Januari 2024, pukul 00.40 WIB beliau menghadap Tuhan berjumpa dengan Kristus Yesus di RS. Panti Rapih, Yogyakarta. Selamat bernyanyi di surga Romo Prier.
Senin, 22 Januari 2024, almarhum Romo Prier dimakamkan di Pemakaman para Romo Serikat Jesus di Girisonta, Ungaran, Semarangm, Jawa Tengah.

Romo Murti, SJ mendupai jenazah mendiang Romo Prier, SJ.








