VATIKAN-Senin, 28 Oktober 2024, waktu Vatikan, Paus Paus Fransiskus menerima Delegasi Rumah Keluarga Abraham dari Abu Dabi, Uni Emirat Arab. Menyambut kehadiran tokoh dari rumah Abraham delegasi rumah tangga Rumah Abraham ini Paus Fransiskus mendorong mereka untuk bisa hidup dan berjalan bersama dalam persaudaraan manusia.
Dilaporkan jurnalis Vatican News, Deborah Castellano Lubov, Rumah Abraham adalah kompleks tunggal yang meliputi sebuah sinagoge, sebuah gereja, dan sebuah masjid di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi.
Bagunan agama-agama anak Abraham ini unik berstruktur unik dan diresmikan pada awal tahun 2023. Spirit dari Rumah Abraham adalah untuk mempromosikan dan memfasilitasi terwujudnya koeksistensi dan kerukunan antaragama sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Bersejarah Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama tahun 2019.

Dalam pertemuan tersebut, Paus Fransiskus mengucapkan terima kasih kepada delegasi, yang dipimpin oleh Presiden Rumah Keluarga Abraham, Mohamed Khalifa Al Mubarak, atas upaya mereka dalam mewujudkan aspirasi Dokumen tersebut.
Paus Fransiskus tak sendirian menerima delegasi ini. Paus pun ditemani oleh perwakilan dari Departemen Dialog Antaragama Vatikan.
Rumah Keluarga Abraham
“Rumah Keluarga Abraham, yang terwujud setelah kunjungan bersejarah Paus ke Emirat pada bulan Februari 2019, yang menjadikannya Paus pertama yang mengunjungi Jazirah Arab, mewujudkan prinsip-prinsip yang diuraikan dalam Dokumen Persaudaraan Manusia,” tulis Deborah di Vatican News.
Terletak di Distrik Budaya Saadiyat di Abu Dhabi, Abrahamic Family House merupakan pusat pembelajaran, dialog, dan keyakinan.

Tiga Rumah Ibadah yang dicakupnya adalah Masjid Yang Mulia Ahmed Al-Tayeb, Gereja Katolik St. Francis, yang didedikasikan untuk St. Fransiskus dari Assisi, dan Sinagoge Moses Ben Maimon.
Sejak dibuka pada tahun 2023, Gereja ini telah menyambut 130.000 jamaah untuk menghadiri kebaktian dan doa, dan telah menyelenggarakan lebih dari 100 acara, termasuk menandai momen penting dalam kalender liturgi Kristen dan acara perayaan seperti pernikahan dan pembaptisan.
Selain itu, delegasi tersebut juga menyampaikan presentasi simbolis Gereja St. Fransiskus, yang terletak di dalam Rumah Keluarga Abraham, sebagai ungkapan apresiasinya terhadap Paus dan komitmen Gereja Katolik untuk memajukan dialog antaragama dan hidup berdampingan secara damai di seluruh dunia.

Persaudaraan Manusia
Dokumen Persaudaraan Manusia itu ditandatangani bersama oleh Paus dan Imam Besar Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb di Abu Dhabi, yang juga menerima delegasi dari Rumah Keluarga Abraham pada tanggal 20 Oktober.
Dalam teksnya, yang akan membangun fondasi bagi Ensiklik Paus berikutnya tentang Persaudaraan Manusia Fratelli Tutti , Paus dan Imam Besar Al Azhar menyerukan perdamaian dan rasa hormat di antara semua orang dan mendorong semua agama untuk mengejar dialog, saling menghormati, dan berkolaborasi.














