Paus Fransiskus mengajak Umat Katolik Menghargai Kehidupan dan Mempercayakan Tahun 2025 kepada Bunda Maria

News1565 Views

Dalam Ekaristi Hari Raya Maria, Bunda Allah yang Mahakudus bersamaan dengan Tahun baru 2025, Rabu, 1 Januari 2025 Paus Fransiskus berpesan kepada umat Kristiani untuk mempercayakan kehidupannya kepada Bunda Maria.

Dalam homilinya, Paus Fransiskus mengatakan, Bunda Maria mengajak untuk masuk ke dalam misteri Natal, dan menuntun umat Krsitiani kepada Yesus.

“Maria mengajak kita sekali lagi dalam misteri Natal dan menuntun kita kepada Yesus”, kata Paus Fransiskus pesannya dan menegaskan seperti seorang Ibu, Bunda Maria mengarahkan kepada Putranya dan menuntun kepada Yesus.

Misteri Natal

Pada perayaan Hari Raya Maria, Bunda Allah yang Mahakudus Paus Fransiskus mengatakan umat di ajak untuk membenamkan diri sekali lagi dalam misteri Natal.  Misteri yang diringkas dalam Bacaan Kedua, di mana Santo Paulus memberitahukan bahwa Allah mengutus Putra-Nya, yang lahir dari seorang perempuan.

Bayi Yesus di Vatican Basilika, Roma.

“Kata-kata ini bergema di hati kita hari ini dan mengingatkan kita bahwa Yesus, Juruselamat kita, menjadi manusia dan menyatakan diri dalam kelemahan daging. Yesus dilahirkan dari seorang perempuan mengingatkan kita bahwa Allah benar-benar menjadi manusia melalui rahim manusia. Ini  menunjukkan kepada kita bahwa Allah bukan sekadar perasaan keagamaan yang samar atau emosi yang cepat berlalu. Tetapi memiliki wajah dan Nama, dan memanggil kita untuk memiliki hubungan dengan-Nya”, Kata Paus.

Pada kesempatan itu Paus Fransiskus lebih dalam mengajak Umat Katolik untuk merenungkan kata-kata Santo Paulus tentang kemanusiaan Kristus  yang dinyatakan dalam kelemahan daging. Menurut Paus, kedatangan Yesus sebagai bayi mungil, melalui Perawan Maria, mengungkapkan bagaimana Tuhan memilih untuk bertindak melalui kekecilan dan ketersembunyian.

“Yesus, menyatakan kasih Tuhan dalam keindahan kemanusiaan-Nya, tinggal di tengah-tengah kita, berbagi kehidupan sehari-hari. … melalui kelemahan kemanusiaan-Nya dan kepedulian-Nya terhadap yang lemah dan rentan, Yesus menunjukkan kepada kita wajah Tuhan,” lanjutnya.

Tak hanya hal itu, Paus Fransiskus juga mengajak untuk mempercayakan tahun baru ini kepada Bunda Maria, Bunda Allah. Kata Paus, hal ini agar siapapun dapat belajar, seperti dia untuk melindungi karunia kehidupan yang sangat berharga.

Bunda Maria dan Yesus, Siapapun dapat belajar, seperti dia untuk melindungi karunia kehidupan yang sangat berharga.

Menghargai seluruh kehidupan manusia

Melanjutkan homilinya, pada Hari Perdamaian Sedunia ini, Bapa Suci mengatakan bahwa umat Katolik yang hadir dan semuanya diundang untuk menerima panggilan yang mengalir dari hati keibuan Maria. Hati keibuan Maria yang menghargai kehidupan, merawat kehidupan, mengembalikan martabat kehidupan setiap orang yang lahir dari Perempuan. Karena ini adalah dasar untuk membangun budaya perdamaian.

Paus menegaskan, hal itulah, katanya yang menjadi alasan di balik seruannya untuk komitmen tegas dalam menghormati martabat kehidupan manusia sejak pembuahan hingga kematian alami.

“Marilah kita percayakan kepada Maria Tahun Yubelium yang baru ini. Marilah kita percayakan kepadanya pertanyaan-pertanyaan kita, kekhawatiran-kekhawatiran kita, penderitaan-penderitaan kita, kegembiraan-kegembiraan kita dan semua kekhawatiran yang kita tanggung dalam hati kita. Marilah kita percayakan kepadanya seluruh dunia, sehingga harapan dapat terlahir kembali dan perdamaian akhirnya dapat bersemi bagi semua orang di bumi,” pungkas Paus Fransiskus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *