Sleman. Keuskupan Agung Semarang (KAS) berduka. Umat dan rekan imam memadati Gereja St. Kristoforus Paroki Banyutemumpang, Muntilan serta Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, untuk mengikuti Misa Requiem bagi almarhum Rm. Stephanus Istoto Raharjo, Pr yang wafat pada Minggu, 5 Oktober 2025, di RS Panti Rapih Yogyakarta.
Rm. Istoto yang dikenal sebagai imam diosesan KAS dan juga Ketua Komisi Kateketik (sebelumnya tercatat pernah mengemban tugas sebagai Ketua Komisi Kitab Suci KAS), meninggal dunia dalam usia 57 tahun setelah berjuang melawan sakit kanker kelenjar getah bening.
Jenazah disemayamkan di Paroki Banyutemumpang kemudian dipindahkan serta disemayamkan di Kapel Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan, Sleman.

Misa requiem dipimpin Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) bersama dengan Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Keuskupan Agung Ketapang, serta rekan imam.
Semasa hidupnya, Rm. Istoto meninggalkan kenangan yang begitu membekas bagi umat maupun rekan imam. Ia juga tidak pernah mengeluh ketika harus merasakan rasa sakit yang dideritanya
“Rm. Istoto telah bertanding dalam pertandingan iman yang benar dan ia tahu sedang berhadapan dengan sakit yang tidak enak itu, namun hampir tidak mengeluh,” ungkap Rm. Ignasius Sukawalyana, Pr, imam diosesan KAS dalam homilinya.
Mgr. Robertus Rubiyatmoko juga memberikan pesan kepada umat atas seluruh pelayanan yang telah diberikan secara tulus oleh Rm. Istoto semasa hidupnya. “Apa yang dibuat oleh Rm. Istoto menghasilkan buah yang lebih banyak dan semakin banyak orang terberkati melalui pelayanannya.” tutur Mgr. Rubi.
Maria Clara Yosefanie












