Keuskupan Timika Menyongsong IYD 2023

News1497 Views

Mimika. Indonesian Youth Day (IYD) merupakan kegiatan yang berada di bawah naungan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Kegiatan ini sudah dilaksanakan pada tahun 2012 dan 2016 dalam bentuk pertemuan akbar Orang Muda Katolik (OMK). IYD ketiga pada tahun ini akan diselenggarakan di Keuskupan Agung Palembang pada 26-30 Juni 2023 dengan tema besar “Orang Muda Katolik, Bangkit, dan Bersaksilah”.

Menyongsong IYD 2023 ini, Keuskupan Timika membentuk panitia pra-IYD yang telah dilantik secara resmi dalam Misa Perutusan Panitia Pra-IYD pada Sabtu, 18 Maret 2023 di Kapela Keuskupan Timika dan disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Komsos Timika. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor Andreas Madya, SCJ bersama Pastor Maximilianus Dora, OFM dan Diakon Domisius Wandi Batoteng Raya, OFM.

Sejalan dengan bacaan Injil pada Perayaan Ekaristi itu (Luk. 18: 9-14), Pastor Andreas menasihati agar siapa pun, terkhusus orang muda yang datang kepada Tuhan, harus datang dengan membawa kerendahan hati bukan kesombongan.

“Ini yang ingin kita capai dalam IYD ini. OMK harus bangkit membangun persatuan dalam kebinekaan. Kita harus bersikap seperti pemungut cukai yang merendahkan diri di hadapan Tuhan. Bukan kita datang dengan menyombongkan diri atau dengan penuh kebanggaan memuji diri sendiri,” tutur Pastor Andreas yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Keuskupan Timika.

Seusai Perayaan Ekaristi, dilanjutkan dengan penyerahan bendera IYD dari Pastor Maximilianus Dora, OFM selaku Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Timika kepada Petrus Kanisius Mitakda selaku Ketua Panitia Pra-IYD Keuskupan Timika. Selanjutnya, Pastor Maximilianus juga menyerahkan Buku Panduan dan SK Kepanitiaan kepada koordinator dari kesebelas seksi di dalam kepanitiaan Pra IYD Keuskupan Timika.

Sebelum acara penyerahan, Pastor Maximilianus menyampaikan garis besar timeline kegiatan Pra-IYD di Keuskupan Timika yang akan diawali dengan pendaftaran peserta pada 1 Maret 2023 hingga penutupan kegiatan pada 21 Juni 2023.

“Opening ceremony akan diadakan tanggal 17 Juni 2023. Ada parade, lalu ada opening ceremony. Paradenya pasti kita akan keliling kota. Peserta dan sekolah Katolik akan kita kerahkan untuk keluar (terlibat) mengikuti parade opening ceremony. Kita akan keluarkan surat resmi untuk sekolah-sekolah Katolik,” ungkapnya antusias.

Pater Maximilianus telah menargetkan 800-1.000 orang muda yang akan terlibat aktif untuk menyukseskan kegiatan ini. Ia memperkirakan setiap dekenat akan mengirimkan 40 orang. Sementara itu, khusus di pusat Kota Timika sendiri tidak akan dilakukan pembatasan peserta. Jika memang harus dibatasi, maka setiap paroki di Kota Timika hendaknya mengutus 100-150 orang muda.

“Semoga kegiatan ini membuat dampak yang hebat untuk orang muda Katolik di Keuskupan Timika,” harap Pastor Maximilianus sebelum menutup sambutannya.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pra-IYD, Petrus Kanisius Mitakda mengungkapkan bahwa pembentukan panitia ini merupakan salah satu langkah serius dalam menanggapi kegiatan Pra-IYD yang diprakarsai oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Timika.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam pengembangan iman spiritual kaum muda. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang memotivasi iman kaum muda sehingga Komisi Kepemudaan perlu membentuk kepanitiaan. Dan itu (kepanitiaan) telah terbentuk dan hari ini kami mendapatkan utusan (tugas) itu,” jelas Petrus.

Ujung dari kegiatan ini adalah setiap dekenat di Keuskupan Timika akan mengutus perwakilannya untuk mengikuti Indonesian Youth Day di Palembang pada Juni mendatang. Oleh sebab itu, besar harapan Petrus agar semua orang muda berpartisipasi dan umat Keuskupan Timika mendukung kegiatan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *