Inner Beauty, Tak Akan Luntur Dimakan Zaman

Pelita833 Views

Kecantikan begitu indah dan menarik dipandang oleh mata. Tak jarang, kecantikan begitu memesona dan merayu untuk terus dipandang, dicari, dan dimiliki.

Saat ini, kecantikan seakan akan tren yang tidak dapat ditinggalkan. Kecantikan sungguh mengubah mindset manusia untuk mengatakan kecantikan itu harus dimiliki dan menjadi kebutuhan yang sangat pokok. Kecantikan seakan akan diratukan untuk kaum hawa dan tak ketinggalan pula untuk kaum adam.

Kecantikan itu ada standar atau tolok ukurnya, yakni bentuk tubuh langsing, kulit glowing, putih, mulus, hidung mancung, rambut yang lebat, dan masih banyak lainnya. Benarkah demikian?

Kecantikan fisik menjadi sangat penting dengan berbagai alasan yang masuk akal dan memaksa orang untuk mengerti dan paham bahwa kecantikan tubuh adalah hal yang utama. Tak jarang orang berbondong bondong untuk mencari klinik kecantikan, perawatan wajah dengan dana yang tak tanggung-tanggung banyaknya hanya dan demi kecantikan.

Kecantikan mesti sesuai standar. Kecantikan tubuh tidak hanya pada wajah yang mulus, kulit yang glowing, alis mata yang berbentuk, bibir yang sensual, bentuk badan yang langsing, tetapi juga diiringi dengan style pakaian yang kekinian seturut model dan tren yang tak ketinggalan sehingga memaksa orang untuk terus berbelanja dan memamerkan apa yang telah ia miliki.

Apa sebenarnya cantik itu? Apakah sebatas fisik saja dengan standar yang dibuat oleh manusia? Ataukah ada standar cantik lain yang terlupakan?

Kecantikan dari dalam diri atau inner beauty dilupakan bagaimana memperoleh dan memilikinya. Kecantikan fisik seiring waktu akan memudar dan perlahan akan menghilang meski bagaimanapun cara dan perjuangan untuk tetap mempertahankannya. Sejatinya, yang fisik atau fana tidak pernah menjadi abadi sekalipun dengan teknologi tercanggih.

Kecantikan dari dalam atau inner beauty, itulah yang abadi dan kecantikan yang tidak luntur dimakan oleh zaman. Kecantikan dari dalam atau inner beauty itu akan membawa pada kecantikan fisik karena bagai magnet yang menarik dan memesona untuk dipandang, dirasakan, dan dimiliki.

Niscaya, kecantikan dari dalam itu membawa kebahagiaan, ketenteraman, sukacita, dan damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *