Dwianto Setyawan, Penulis “Sersan Grung-Grung” Meninggal Dunia

Dalam Kenangan1074 Views

Malang. Salah satu maestro cerita anak-anak, Martinus Dwianto Setyawan, meninggal dunia pada Sabtu, 1 Juni 2024 pukul 23.30. Almarhum merupakan kakak kandung Pemimpin Redaksi Majalah UTUSAN Rm. G.P. Sindhunata, SJ yang juga seorang sastrawan sekaligus budayawan.

Dwianto yang lahir di Kota Batu, Jawa Timur, 12 Agustus 1949 ini telah menulis lebih dari 60 judul cerita anak, komik, petualangan, dan cerita detektif. Karya-karyanya diterbitkan di berbagai penerbit dan media massa di Indonesia. Ia juga pernah menjadi redaktur tabloid anak-anak, direktur eksekutif surat kabar, serta mendirikan studio untuk seniman di Malang.

Sersan Grung-Grung (9 seri), Kelompok 2&1 (9 seri), Serial Sandi (10 seri), Serial Triona (3 seri), maupun Serial Tika (3 seri) adalah beberapa judul novel seri anak-anak yang ditulisnya.

Tahun 1995, Dwianto juga tidak ketinggalan menulis manga berjudul Alit Kencana (4 volume). Manga ini menceritakan seorang pendekar cilik bernama Alit Kencana yang sedang belajar ilmu beladiri pada kakeknya, Ki Rekso. Kehadiran Alit Kencana turut mewarnai bacaan anak-anak di tengah populernya Kungfu Boy (Tekken Chinmi) karya Takeshi Maekawa.

Alit Kencana juga dimuat secara berseri di Tabloid Hoplaa dengan Dwianto sebagai redakturnya. Tabloid Hoplaa pun menjadi salah satu bacaan anak-anak yang menyajikan informasi tentang tayangan televisi, terutama anime dan tokusatsu.

Karya-karya tersebut menunjukkan betapa Dwianto memiliki minat pada bacaan untuk anak-anak Indonesia.

Saat berita ini diunggah, jenazah disemayamkan di Gedung Persemayaman Jenazah Yayasan Gotong Royong (Ruang VIP 3). Misa tutup peti diselenggarakan pada Senin, 3 Juni 2024 pukul 17.00, Misa malam kembang pada Selasa, 4 Juni 2024 pukul 17.00, dan diperabukan pada Rabu, 5 Juni 2024 pukul 08.30 di Krematorium Sentong Baru Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *