Dari Gereja Kecil di Ponggol untuk Keuskupan Agung Semarang

Sub Tutela Matris Cup 2026:

News754 Views

“Jujur saya kagum menyaksikan kegiatan malam ini. Sebuah kegiatan yang dikemas begitu menarik oleh Orang Muda Katolik (OMK), yang mampu melibatkan seluruh lapisan umat dari anak-anak, remaja, OMK, bahkan hingga umat yang berusia lanjut. Sungguh ini sebuah virus positif yang perlu disebarluaskan. Sebuah kegiatan yang menginspirasi. Dari Ponggol, Lereng Merapi untuk Keuskupan Agung Semarang.”

Ungkapan apresiasi tersebut disampaikan oleh Romo Adrianus Maradiyo Pr, Vikaris Episkopal (Vikep) Wilayah Yogyakarta Timur, saat menghadiri Malam Puncak Sub Tutela Matris Cup 2026 yang berlangsung di Gereja Katolik St. Ignasius Ponggol, Hargobinangun, Pakem, pada Minggu, 31 Mei 2026.

Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah Santo Ignatius Ponggol berfoto bersama sesusai kegiatan Sub Tutela Matris Cup. (Foto-foto: Dok. STMC 2026).

Kegiatan Sub Tutela Matris Cup (STMC) yang diselenggarakan sebagai agenda tahunan umat wilayah St. Ignasius Ponggol, Paroki St. Maria Assumpta Pakem ini tidak terlepas dari kehadiran Goa Maria Sub Tutela Matris di lingkungan Gereja Katolik Wilayah St. Ignasius Ponggol.

Menurut Laurentia Gita Charisma Agung Raharjo, Ketua Panitia STMC 2026, kegiatan ini merupakan salah satu upaya orang muda katolik (OMK) untuk menjaga Goa Maria Sub Tutela Matris sebagai warisan iman.  Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, 30-31 Mei 2026 di Gereja St. Ignasius dan Goa Maria Sub Tutela Matris Ponggol ini bertujuan membangkitkan rasa handarbeni, membangun rasa peduli dan mendorong semangat untuk berbagi sebagai wujud nyata hidup beriman umat di wilayah ini.

“Kegiatan tahunan ini juga bertujuan menjaga spirit orang muda katolik dalam menghidupi iman dan merawat kebersamaan,” ungkap Gita.

Suasana hidup beriman begitu terasa melalui kegiatan STMC kali ini. Senam sehat yang diikuti hampir seluruh umat wilayah St. Ignasius Ponggol menjadi pembuka kegiatan ini. Aneka perlombaan pun diselenggarakan untuk memeriahkan STMC.  Mulai dari lomba mewarnai bagi anak-anak usia dini, lomba berantai estafet karet dan balap karung bagi anak-anak usia sekolah dasar. Sementara itu lomba estafet koran bagi remaja dan pemuda (SMP-SMA/SMK) pun melengkapi. Dan yang tak kalah menarik Adalah lomba balap egrang bagi orang dewasa (usia 20-50 tahun) serta lomba volley air bagi bapak-bapak dan ibu-ibu. Dalam STMC2026 ini ada hal yang tak kalah menginspirasi dan menarik yakni diselenggarakannya lomba pembuatan video promosi Goa Maria Sub Tutela Matris yang diikuti oleh masing-masing lingkungan di Wilayah St. Ignasius Ponggol.

Romo Maradiyo, Pr (kiri) dan Romo Sigit Heriyanto, Pr (kanan) pada Ekaristi penutupan kegiatan.

Ketua Wilayah Gereja Katolik St. Ignasius Ponggol, Atanasia Lina Widiyastuti, sungguh gembira atas dilaksanakan kegiatan ini. Ia mengajak mengajak seluruh umat mengikuti kegiatan ini dengan penuh sukacita dan menjaga sportifitas dalam pelaksanaan aneka perlombaan yang diselenggarakan oleh panitia.

“Yang terpenting adalah keterlibatan kita semua sebagai upaya membangkitkan rasa handarbeni, membangun rasa peduli dan mendorong semangat untuk berbagi sebagai wujud nyata hidup beriman kita Umat Katolik di wilayah Lereng Merapi ini. Segala bentuk apresiasi, kemenangan, hadiah dan berbagai doorprize yang disediakan oleh panitia tidak lebih sebagai bonus atas keterlibatan kita Bersama,” harap Lina.

Malam puncak Sub Tutela Matris Cup 2026 yang dirangkai dengan Perayaan Ekaristi Hari Raya Tritunggal Maha Kudus dan Penutupan Bulan Maria.  Secara Konselebrasi Romo Adrianus Maradiyo, Pr (Vikep Yogyakarta Timur) dan Romo Yohanes Sigit Heriyanto, Pr, Romo Vikaris Paroki St. Maria Assumpta Pakem memimpin Ekaristi ini.

Dalam homilinya Romo Sigit mengajak seluruh umat merenungkan misteri Allah Tritunggal Maha Kudus sebagai persekutuan cinta kasih antara Allah Bapa, Putera, dan Roh Kudus.

“Dalam lingkup keluarga kristiani kita dapat menghayati misteri Allah Tritunggal tersebut melalui peristiwa-peristiwa sederhana yang dapat membangun relasi kasih tersebut,” katanya.

Pada homili ini Romo Romo Sigit juga menawarkan tiga peristiwa sederhana untuk menghayati misteri Allah Tritunggal tersebut dalam lingkup keluarga-keluarga Kristiani.

“Makan bersama, berdoa bersama, dan rekreasi bersama. Melalui ketiga peristiwa tersebut misteri cinta kasih Allah dihayati melalui komunikasi antar anggota keluarga. Diteguhkan melalui relasi yang erat dengan Allah dalam doa dan dalam suasana yang menyenangkan melalui rekreasi Bersama,” ungkapnya.

Sementara itu Romo Maradiyo mengingatkan bahwa penutupan Bulan Maria bukan berarti juga menutup kecintaan serta devosi kita kepada Bunda Maria.

“Bapak, Ibu, kaum muda dan anak-anak sekalian yang hadir, marilah kita jadikan Goa Maria Sub Tutela Matris sebagai tempat membangun komunitas kasih dengan melibatkan Bunda Maria melalui doa dan devosi yang tak pernah berhenti. Semoga melalui Bunda Maria seluruh pikiran, perasaan, hati dan budi kita semakin terarah kepada Yesus Sang Juruselamat kita. Per Mariam ad Jesum,” pinta Romo Maradiyo.

Andi Nurhayanto memegang piala bersama umat Lingkungan Santo Lukas bergembira sesaat setelah memboyong piala bergilir Sub Tutela Matris Cup 2026.

Dalam suasana penuh kesederhanaan Malam puncak kegiatan Sub Tutela Matris Cup 2026 terlaksana. Persaudaraan dan kegembiraan terpancar di wajah-wajah umat yang hadir. Mereka menikmati makan malam bersama bermenu angkringan khas Yogyakarta. Tepuk tangan dan sorak meriah diberikan kepada setiap peserta yang menjadi pemenang lomba atau mendapatkan doorprize. Sebuah doorprize utama satu unit sepeda motor Honda Beat pun menjadi kegembiraan bagi yang mendapatkannya

Umat Lingkungan St. Lukas yang telah dua tahun berturut-turut keluar sebagai juara umum. Akhirnya lingkungan ini berhasil memboyong kembali piala bergilir Sub Tutela Matris Cup pada tahun 2026.

Dalam penutup acara ini, Atanasia Lina Widiyastuti mengungkapkan penuh rasa haru dan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada OMK Gereja Katolik St. Ignasius Ponggol yang telah menginisiasi, merencanakan, dan melaksanakan kegiatan Sub Tutela Matris Cup tahun 2026 ini dengan sungguh baik.

“OMK perlu diberi kesempatan, kepercayaan dan dukungan.  Melalui kegiatan Sub Tutela Matris Cup tahun 2026 mereka telah membuktikan rasa handarbeni, peduli dan berbagi mereka,” ungkap Lina.

 

 

Slamat Raharjo
Katekis Gereja Katolik Wilayah St. Ignasius Ponggol, Paroki Santa Maria Assumpta Pakem.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *