Yesus Wafat di Gunung Gandul Wonogiri

News1576 Views

Wonogiri-Umat Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri menyelenggarakan Jalan Salib mengenang Wafat Tuhan Yesus Kristus di Gunung Gandul, Wonogiri, Jawa Tengah. Peringatan Wafat Yesus yang  divisualisasikan dalam ibadat Jalan Salib pada Jum,at, 18 April 2025 ini diikuti umat Katolik dari Paroki setempat dan juga dari luar Wonogiri.

Jalan mendaki, terjal dan berkelok itulah gambar menuju Gunung Gandul. Dengan antusias umat Paroki Wonogiri bahkan dari luar Wonogiri pun ikut hadir untuk Jalan Salib bersama Yesus di Gunung Gandul yang berjarak tiga kilometer di sebelah barat Kota Wonogiri.

Umat Katolik Paroki Yohanes Rasul Wonogiri memperagakan peristiwa saat Yesus di dera oleh serdadu Romawi di Bukit Gandul Wonogiri.

Tradisi Jalan Salib yang sudah menjadi tradisi tahunan umat Katolik di Wonogiri seperti dikatakan Romo A. Joko Purwanto, Pr, Pastor Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri bertujuan untuk mengenang dan merenungkan sengsara serta wafat Yesus Kristus.

Kata Romo Joko, dengan kegiatan ini umat diajak untuk menghayati sengsara dan penderitaan Yesus dengan ikut terlibat dalam doa, renungan dan visualisasi.

“Kita diajak ikut serta masuk dalam peristiwa pengorbanan Kristus di salib. Kita bersyukur karena sebagai umat dikasihi sedemikian oleh Yesus sampai Ia memberikan Diri-Nya untuk kita. Mari kita gunakan hidup kita untuk memuji Allah lewat karya-karya kita,” harap Romo Joko.

Jalan Salib mengenang Yesus yang wafat di kayu salib ini menurut koordinator teknis visualisasi Jalan Salib Kristoforus Ivan Pramudya Wardhana telah dipersiapkan dengan matang sejak 1,5 bulan lalu.

“Jalan Salib ini merupakan tradisi bagi umat Katolik di Wonogiri. Pada tahun ini, kami mengusung tema “Siapakah yang Kamu Cari?”,” jelas Ivan dan menceritakan kedalaman peristiwa visualisasi sengasara dan wafat Yesus Krsitus ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *