Uskup Labuan Bajo Serahkan Sapi Kurban untuk Masjid Besar Nurul Falah Wae Mata

News1283 Views

Manggarai Barat. Menjelang perayaan Idul Adha, Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus menyerahkan satu ekor sapi sebagai hewan kurban ke Masjid Besar Nurul Falah Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis, 5 Juni 2025.

Dalam kunjungan ini, Mgr. Maksi didampingi Rm. Richardus Manggu, Pr (Vikjen), Rm. Frans Nala, Pr (Sekjen), Rm. Martinus Wiliam, Pr (Ekonom), dan Rm. Laurensius Sopang, Pr (Pastor Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo).

Mareka diterima oleh Ust. Arsion (Ketua Pengurus Badan Kemakmuran Masjid/BKM Masjid Besar Nurul Falah Wae Mata), Roni Jafri (Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid/BKM Masjid Besar Nurul Falah Wae Mata), dan Ust. Rahmat Nuryadin.

Mgr. Maksi mengatakan, penyerahan hewan kurban ini merupakan bentuk semangat pengorbanan dan kebersamaan antarumat beragama. Makna terdalam dari kurban adalah ketulusan dan ketaatan kepada Tuhan serta kepedulian terhadap sesama, khususnya kaum yang membutuhkan.

“Kurban ini juga sejalan dengan ajaran Gereja Katolik tentang persaudaraan lintas iman sebagaimana ditekankan dalam surat pastoral Fratelli Tutti oleh almarhum Paus Fransiskus,” jelas Mgr. Maksi.

Selanjutnya, Rm. Richard menyampaikan, “Semangat dari Keuskupan Labuan Bajo adalah semangat sinodal, artinya semangat berjalan bersama-sama dan dunia ini harus menjadi rumah kita bersama. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita harus saling mendukung, membantu, dan menghargai di antara kita. Kita ingin mengaktifkan kekuatan berjalan bersama-sama di Labuan Bajo ini dengan tetap solid dan solider.”

Karena itu, ia meminta untuk tidak dilihat kecil atau besarnya yang diberikan, tetapi melihat hati yang terbuka, mau berada bersama-sama dengan umat Islam di Labuan Bajo.

Selanjutnya, Ust. Arsion menyampaikan terima kasih atas kunjungan Mgr. Maksi dan tim keuskupan. “Bapa uskup telah memercayakan masjid ini beserta umat Masjid Nurul Falah yang ada di Wae Mata untuk menyerahkan sumbangan. Ini tentu sangat berarti bagi seluruh umat Muslim Wae Mata,” kata Ust. Arsion sembari menambahkan bahwa ajang silaturahmi ini menjadi momentum agar tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.

“Saya pikir Bapa Uskup dan kami sebagai pengurus di Masjid Nurul Falah Wae Mata memiliki tugas yang sama, bagaimana kita memberikan pencerahan terhadap umat agar tetap merawat persatuan walaupun di dalam perbedaan. Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap terjalin seterusnya ke depan dengan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing,” lanjutnya.

Dalam kunjungan ini hadir pula Silvester Guntur dari Densus 88 dan Ketua NU Manggarai Barat, Haji Ishak Muhamad Jabi.

Vinsen Patno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *