“Tuhan Membungkuk di Atas Kita”

News1302 Views

“Mewartakan Kristus berarti mendemonstrasikan bahwa percaya kepada-Nya dan mengikuti-Nya bukan hanya sesuatu yang benar dan adil, tetapi juga indah. Hati Injil adalah keindahan kasih keselamatan Allah yang diwujudkan dalam Yesus Kristus, yang disalibkan dan bangkit.”

Vatican News, kantor berita Vatikan menyajikan mahakarya Kepausan koleksi Museum Vatikan berjudul Lucas Cranach the Elder, Pietà, sebuah lukisan minyak di atas kayu, ca. 1540, Pinacoteca Vaticana, © Musei Vaticani.

Lukisan dengan latar belakang hitam, terlihat Kristus digambarkan sedang duduk di tepi sebuah makam di tengah Perawan dan Santo Yohanes Penginjil. Dia menatap mata penonton, menunjukkan luka di sisi-Nya dan di tangan-Nya, serta mahkota duri yang melilit kepala-Nya.

Lucas Cranach the Elder, Pietà, oil on wood, ca. 1540, Pinacoteca Vaticana, © Musei Vaticani

“Tapi mari kita lihat lebih dekat pada pria yang disalibkan antara bumi dan surga. Marilah kita merenungkan Dia lebih dalam, dan kita akan menyadari bahwa salib bukanlah panji kemenangan maut, dosa dan kejahatan, melainkan tanda kasih yang bercahaya, kasih Allah yang tak terhingga, dari sesuatu yang tidak pernah bisa kita minta, bayangkan atau harapkan: Tuhan membungkuk di atas kita, Dia merendahkan diri-Nya, bahkan ke sudut tergelap hidup kita, untuk mengulurkan tangan-Nya dan menarik kita kepada-Nya, untuk membawa kita sepenuhnya kepada-Nya.”

(Paus Benediktus XVI – Jalan Salib di Colesseum – 22 April 2011)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *