Tarakanita Talent Celebration 2024: Merayakan Minat dan Bakat para Siswa

Uncategorized954 Views

Yogyakarta. Strategi pengembangan pendidikan dapat ditempuh dengan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Keduanya mempunyai peran yang sama penting dan saling melengkapi.

Sekolah-sekolah Tarakanita di wilayah Yogyakarta dibawah naungan Suster-suster Cinta Kasih St. Carolus Boromeus yang meliputi TK Tarakanita Bumijo, SD Tarakanita Bumijo, SD Tarakanita Ngembesan, SMP Stella Duce 1, SMP Stella Duce 2, SMA Stella Duce 1, dan SMA Stella Duce 2 selama ini melaksanakan pendampingan siswa dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler di sepanjang tahun pelajaran.

Permainan persahabatan basket 3 on 3 antara Tim Putra SD Bumijo (biru) vs Tim Putra SD Ngembesan (merah). (Foto: Willy Putranta)

Kegiatan ekstrakurikuler memiliki tujuan untuk memberikan wadah bagi pengembangan bakat, minat dan kompetensi siswa.

Sebagai puncak pendampingan ekstrakurikuler, Yayasan Tarakanita Wilayah Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan “Gelar Pemuda dan Pelajar” yang diberi nama Tarakanita Talent Celebration (TTC) 2024 pada Kamis, 6 Juni 2024 di SMA Stella Duce 1 Yogyakarta.

Tarakanita Talent Celebration 2024 bertujuan sebagai wadah pertemuan antarpeserta didik dalam satu wilayah sesuai dengan kesamaan minat dan bakat, khususnya dalam kerangka pendampingan ekstrakurikuler. Gelar Pemuda dan Pelajar ini juga sebagai sarana untuk memberikan apresiasi terhadap hasil dari proses pendampingan ekstrakurikuler selama tahun pelajaran 2023 – 2024.

Scout exhibition Pramuka SMA Stella Duce 1 Yogyakarta. (Foto: Willy Putranta)

“Acara ini merayakan, menampilkan, dan mengapresiasi siswa-siswi Tarakanita Yogyakarta atas apa yang sudah dilakukan dan dilatihkan oleh bapak ibu guru melalui kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler pada tahun pelajaran 2023 – 2024 untuk,” jelas Sr. Laurentina Setyasminarti CB, Kepala Kantor Yayasan Tarakanita Wilayah Yogyakarta.

Ia berharap acara ini sungguh memberi motivasi, terutama kepada para siswa, untuk lebih berkreasi dan berinovasi. “Tidak hanya intelektual yang kami latih dan tampilkan, tetapi juga keterampilan-keterampilan. Semoga ini awal yang baik, ketika kami berkegiatan bersama, mengekspresikan apa yang sudah siswa-siswi dapatkan selama belajar di Tarakanita,” lanjut Sr. Laurentina bangga sekaligus terharu.

Sr. Laurentina juga mengapresiasi upaya panitia untuk berkolaborasi dengan dinas. “Ini juga awal yang baik dalam berkegiatan, bisa mengajak dan bekerja sama dengan instansi-instansi atau lembaga-lembaga pendidikan yang terkait,” komentarnya.

Selain para peserta didik, jajaran pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga beserta pejabat Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, pengawas sekolah, serta pejabat struktural Yayasan Tarakanita hadir langsung memberikan dukungan dan apresiasi penuh.

Budi Santosa Asrori. Energi positif anak-anak bisa tersalurkan ke hal-hal yang berdampak baik pada tumbuh kembang anak-anak. (Foto: Dok. Yayasan Tarakanita Yogyakarta)

Budi Santosa Asrori, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, menyatakan, “Ini momen yang bagus, Yayasan Tarakanita bisa mengumpulkan anak-anak di SMA Stella Duce ini untuk mengembangkan potensi, bakat, kemampuan anak dalam menampilkan berbagai macam kegiatan seni, olahraga, dan lainnya dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.”

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, kata Budi, juga mempunyai kegiatan Gelar Pelajar dan Pemuda. Kegiatan ini semacam simbiosis mutualisme yang diharapkan menjadi sinergi bersama dalam upaya mengembangkan kualitas pelajar dan pemuda di Kota Yogyakarta, khususnya Yayasan Tarakanita.

“Saya berharap kegiatan ini bisa merambah ke seluruh sekolah di Kota Yogyakarta sehingga anak-anak yang mempunyai bakat dan potensi bisa tersalurkan. Energi positif anak-anak bisa tersalurkan ke hal-hal yang berdampak baik pada tumbuh kembang anak-anak,” tutur Budi sembari menyebut bahwa kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-77 Pemerintah Kota Yogyakarta yang jatuh pada 7 Juni 2024.

Aleksandrea Tri Amboro. Bakat berbeda-beda, tetapi kesempatan untuk mengembangkan bakat itu sama. (Foto: Dok. Yayasan Tarakanita Yogyakarta)

Sementara itu, Aleksandrea Tri Amboro selaku Kepala Divisi Pendidikan Yayasan Tarakanita Kantor Wilayah Yogyakarta merefleksikan nama kegiatan ini, terutama kata “talent” dan “celebration”.

Talent adalah bakat atau kemampuan yang dimiliki, bisa dibawa sejak lahir tetapi juga bisa dipengaruhi oleh proses pendampingan atau pembelajaran. Bakat berbeda-beda, tetapi kesempatan untuk mengembangkan bakat itu sama.

“Sikap, keterampilan, dan pengetahuan setiap orang berbeda-beda. Maka, pembelajaran berdiferensiasi yang mengembangkan bakat masing-masing anak sesuai kemampuannya adalah esensi dari pendidikan Yayasan Tarakanita,” terang Aleks.

Sedangkan “celebration” mengandung makna mensyukuri peristiwa apa pun yang diberikan oleh Tuhan, termasuk bakat yang dimiliki. “Maka, kita akan mensyukuri bersama bakat-bakat dari anak-anak di Tarakanita yang telah diolah bersama-sama, berkolaborasi dengan orang tua, sekolah, dan stakeholder yang terkait,” pungkasnya.

Papan tulis menjadi tempat mengekspresikan bakat menggambar di ruang pameran karya ekstrakurikuler Melukis SMA Stella Duce 1 Yogyakarta. (Foto: Willy Putranta)

Kepanitian Tarakanita Talent Celebration 2024 dibentuk dari kolaborasi guru, karyawan, serta pengurus OSIS dari semua jenjang sekolah. Kegiatan dibagi menjadi dua bagian, yang pertama gelar karya pendidikan yang diisi dengan pameran karya yang meliputi fotografi, melukis, fashion design, robotic, batik, mini seminar, bedah buku, pramuka, flag football, serta permainan persahabatan basket 3 on 3.

Sedangkan bagian kedua berupa pentas seni dari peserta didik dari jenjang TK sampai dengan jenjang SMA. Pentas seni dikemas dalam sebuah alur teater sehingga penyajian tari-tarian, band, vocal grup, kerawitan serta penampilan lainnya menjadi satu kesatuan yang saling berkesinambungan.

Stephanus Teguh Raharja, ketua panitia penyelenggara, mengungkapkan bahwa “Gelar Pemuda dan Pelajar” menjadi pembuktian bahwa Yayasan Tarakanita dan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta konsisten dalam mendorong kegiatan ekstrakurikuler menjadi sarana membentuk pribadi yang kreatif, inovatif, dan berbudaya. “Semoga talenta-talenta generasi muda semakin bersinar menjadi bekal baik di masa depan,” harapnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *