Bantul. Sebanyak 130 anak-anak (serta beberapa usia dewasa) menerima Sakramen Penguatan dari tangan Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang (Vikjen KAS) Rm. Yohanes Rasul Edy Purwanto, Pr di Gereja St. Yakobus Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu, 23 September 2023.
Pastor Kepala Paroki St. Yakobus Bantul, Rm. Laurentius Dwi Agus Merdi Nugroho, Pr, menyatakan bahwa mereka telah disiapkan secara saksama oleh para pendamping selama kurang lebih tujuh bulan yang terbagi dalam 20 kali pertemuan.
“Menurut pengamatan kami, mereka memang pantas untuk menerima Sakramen Penguatan sebagai kepenuhan inisiasi dan dengan demikian dikukuhkan keanggotaannya dalam Gereja Kristus,” terang Rm. Merdi.
Perayaan Ekaristi penerimaan Sakramen Penguatan dipimpin Rm. Edy bersama Rm. Merdi, Rm. Augustinus Toto Supriyanto, Pr (Vikaris Parokial Paroki St. Yakobus Bantul), serta Rm. Yohanes Murjiyono, CM. Paduan suara dibawakan oleh Harmoni Jacobi.

Rm. Edy menyampaikan salam dan berkat dari Bapa Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) Mgr. Robertus Rubiyatmoko untuk seluruh umat Paroki St. Yakobus Bantul. “Beliau sedang kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk hadir di sini. Maka, baik bila kita juga mendoakan beliau supaya diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus menggembalakan umat di Keuskupan Agung Semarang,” ajak Rm. Edy.
Oleh karena itu, Rm. Edy mewakili Mgr. Rubi memberikan Sakramen Penguatan di Paroki St. Yakobus Bantul. “Rekan-rekan kita ini telah disiapkan dengan tekun oleh para pendamping sehingga sampai pada kepenuhan inisiasi, kepenuhan hidup sebagai orang beriman Katolik,” ujar Rm. Edy.
Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Sakramen Penguatan 2023 Yustinus Bayu Endar Saputra menyampaikan bahwa penerimaan Sakramen Penguatan menjadi tanda pertumbuhan iman dan menjadi pribadi yang lebih dewasa dalam Kristus.
“Kami bersyukur atas dukungan dari para Romo dan Bapak Ibu Katekis yang senantiasa memberikan doa dan dukungan kepada kami dan anak-anak kami dalam proses penerimaan Sakramen Penguatan,” ucap Bayu.




Jumlah 130 penerima Sakramen Penguatan terdiri dari 86 orang dari Wilayah Pusat, 21 orang dari Wilayah Mater Dei Imogiri, dan 23 orang dari Wilayah Maria Rosari Gesikan. Mereka telah dibimbing oleh 28 katekis dan pada saat menerima Sakramen Penguatan, Wilayah Pusat diembani (didampingi) oleh Maria Yustina Titik Marsiswati dan Bonifasius Slamet, Wilayah Maria Rosari oleh Caecilia Sri Isti Rahayu dan Laurentius Yuni Riski Isanjaya, serta Wilayah Mater Dei oleh Rita Widi Asmara Dewi dan Maurinus Kristiadi.
“Ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi anak-anak kami, karena sudah empat tahun selama pandemi COVID-19 tidak ada Sakramen Penguatan. Maka, pada tahun ini banyak yang menerimanya,” pungkas Bayu.














