Renovasi dan Berkat Tuhan dari Bunda Maria Ratu Besokor

Gua Maria Ratu Besokor, Weleri

News1708 Views

Di bawah pohon beringin dan kapuk (kapas) randu, ratusan umat duduk di kursi penuh khidmat mengikuti Ekaristi Novena ke-9 di Gua Bunda Maria Ratu Besokor, Paroki Santo Martinus Weleri, Kendal, Jawa Tengah. Pagi itu, Mentari bersinar terang  menerobos pepohonan. Pohon beringin, randu, serta pepohonan lain pun gembira menerima sinar mentari.

 

Novena kesembilan kali ini dipimpin oleh Rm. J.B. Rudi Hardono, Pr, Vikep Kevikepan Semarang sebagai selebran utama dan Rm. Medardus Sapta Margana, Pr serta Rm. Venantius Kartasudarma, Pr turut serta sebagai selebran.

Patung Bunda Maria Ratu Besokor.

Tema Novena kesembilan pada Minggu, 19 Oktober 2025 adalah “Menjadi Umat Katolik yang Tekun dalam Tradisi Gereja”. Dalam homilinya, Rm. Rudi berpesan kepada seluruh umat dan siapa pun umat Kristiani untuk selalu tekun dan menjalankan tradisi-tradisi dalam Gereja Katolik.

“Bapak, Ibu, dan Kaum Muda, tradisi yang paling kuat dalam Gereja Katolik adalah tradisi doa Rosario. Dalam doa Rosario, di sini kita berserah diri dan memohon penyertaan Tuhan bersama Bunda Maria. Di Gua Maria Ratu Besokor ini kita bersama-sama berdoa kepada Tuhan melalui Bunda Maria,” jelas Rm. Rudi menegaskan.

Tak hanya itu, Rm. Rudi juga mengatakan tradisi doa Rosario akan membawa ketenangan dan penghormatan kepada Maria. Doa Rosario mengajarkan kekhusyukan, refleksi, dan meditasi terhadap mistik kehidupan Gereja serta peran Maria yang berziarah bagi umat beriman.

 

Umat mengikuti Ekaristi Novena ke-9 di Gua Bunda Maria Ratu Besokor.
Renovasi dan Pemberkatan Gua Maria Besokor

Ada yang istimewa dalam Ekaristi Novena ke-9 kali ini, yakni bersamaan dengan pemberkatan renovasi Gua Bunda Maria Ratu Besokor yang berada tak jauh dari ruas pintu tol Weleri.  Pemberkatan ini dilakukan setelah homili, dipimpin Rm. Rudi serta dibantu Rm. Sapta dan Rm. Karta.

Ketua pengelola Gua Bunda Maria Ratu Besokor, Dionisius Heri Santosa, kepada UTUSAN.NET mengatakan Misa Novena ke-9 ini sungguh istimewa, yaitu sekaligus pemberkatan Gua Bunda Maria Ratu sebagai ungkapan syukur setelah Gereja Santo Martinus Weleri, bersama umat dan donatur, melakukan renovasi di berbagai sudut.

Sejumlah petugas membawa persembahan dan gunungan hasil bumi pada Novena ke-9 di Gua Bunda Maria Ratu Besokor.

“Misa penutupan novena yang ke-9 ini sekaligus syukur dan pemberkatan renovasi Gua Bunda Maria Ratu di Besokor ini. Gua Bunda Maria Ratu Besokor ini diresmikan tahun 2002 oleh Kardinal Ignatius Suharyo dan Bupati Kendal saat itu. Setelah perjalanan kurun waktu 20 tahun lebih, tentu memerlukan banyak renovasi di sana sini. Juga dibutuhkan pembangunan gedung sekretariat, gedung sakristi, dan lain-lain,” jelas Heri sembari mengatakan seluruh tim terdorong untuk bersama-sama men-support keberadaan Gua Bunda Maria Ratu.

Lanjut Heri, Gereja St. Martinus Weleri bersama tim pengelola Gua Maria ini akan memberikan pelayanan senyaman mungkin untuk para peziarah. Diharapkan mereka diberkati dan tempat ziarah ini juga bisa membawa berkat bagi banyak orang dan doanya pun terkabul.

Dionisius Heri Santosa (kiri) dan Agustinus Budiantoro (kedua dari kiri) mengikuti pemberkatan Patung Keluarga Kudus di kompleks Gua Bunda Maria Ratu Besokor.

Sejarah Gua Bunda Maria Ratu Besokor dimulai ketika waktu itu ada seorang pastor berkata, dalam mimpinya dijumpai atau diberkati oleh Bunda Maria di tempat gua kecil di sana. Kemudian, umat Paroki Weleri bergotong royong untuk membuat tempat ini.

“Atas anugerah Gua Maria ini, kami Paroki Santo Martinus Weleri yang kecil ini, bergotong royong dengan betul-betul untuk membuat tempat ziarah ini sebagai tempat doa yang nyaman dan membawa banyak berkat,” kata Heri.

Heri pun juga mengatakan, renovasi tempat ziarah Gua Bunda Maria Ratu Besokor meliputi bangunan sekretariat, toilet, area parkir, sakristi, altar, hingga penataan taman dan jalan.

Rombongan peziarah dipandu seorang prodiakon berdoa di ruang doa Gua Bunda Maria Ratu Besokor.

Renovasi dan pembangunan ini meliputi bentuk yang dicita-citakan, bukan saja menyangkut tata fisik, tetapi juga menjangkau bagian yang lebih mendalam, yakni tata batin pun juga turut digarap.

“Tiga hal landasan pentingnya meliputi pertama, terbangunnya relasi dengan alam sekitar dengan memperhatikan keindahan dan kelestarian lingkungan. Kedua, relasi dengan sesama manusia, yakni antara pengelola, umat, peziarah, dan warga sekitar. Dan terakhir adalah relasi dengan Tuhan, yakni menjadi tempat ziarah yang mampu membangun habitus doa dan kedekatan dengan Tuhan, melalui Bunda Maria,” terang Heri.

Berkah-Nya untuk umat dan warga sekitar

Agustinus Budiantoro, salah satu tokoh dan wakil Dewan Paroki Santo Martinus Weleri mengatakan, di belakang ada gua kecil yang pertama kali dari Gua Bunda Maria Ratu Besokor dan di bawahnya ada air suci. Tetapi kini tempat Patung Bunda Maria dipindah di atas, kemudian diganti patung Keluarga Kudus.

“Kami berharap keluarga-keluarga bisa berdoa di sini. Ini adalah gua yang pertama dan sampai dengan saat ini masih kita pertahankan guanya memang seperti ini sehingga kita bisa berdoa kepada Keluarga Kudus dari Nazaret. Di Gua Bunda Maria Besokor ini umat bisa berserah diri dan meneladan Keluarga Kudus Nazaret, terlebih bagaimana keluarga mendidik putranya dengan baik. Menjadi seorang ayah yang baik seperti Bapa Yusuf, serta menjadi seorang ibu yang baik dan bijak seperti Bunda Maria,” jelas Agus seraya mempersilakan keluarga-keluarga untuk merenung dan berdoa serta meneladannya.

 

Sejumlah anak muda Katolik dan seorang ibu berdoa di depan Patung Bunda Maria Ratu Besokor.

Gua Maria ini, kata Agus, juga lengkap dengan makam Yesus, Pieta, dan taman doa yang bisa mendukung peziarah. Semua ini adalah anugerah-Nya. Maka, kata Agus, Gua Maria ini juga memberikan kontribusi untuk umat, masyarakat, dan kaum muda.

“Di Gua Maria ini ada air yang dipergunakan untuk Kawasan Gua Maria, juga diperuntukkan untuk warga sekitar Dusun Besokor. Parkirnya pun dikelola oleh pemuda setempat. Jadi, inilah berkah yang dibagi. Apa yang diberikan dari Rahmat Tuhan melalui banyak orang juga kita salurkan untuk kebaikan,” tambah Agus.

Gua Maria Ratu Besokor adalah tempat yang pas untuk umat berserah diri kepada Tuhan melaui Bunda Maria Ratu. Seperti lirik lagu di bawah ini, Bunda Maria akan mengantar doa dan syukur kita kepada Tuhan.

Maria Ratu

Maria Putri Nazareth dalam kesederhanaan
Sedia menjadi hamba Tuhan seumur hidupnya
Ratu bukan dari keindahan, bukan pula kemewahan
Maria Ratu Iman Gereja mendalam dan setia

Maria Ratu dan Bunda seluruh kaum beriman
Jadikanlah slalu hidup kami meneladan Bunda
Melayani, mengabdi sesame, wujud cinta pada Tuhan
Jadi penyalur berkat Rahmat-Nya untuk selama-Nya.

 

Selamat berziarah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *