Pendidikan Humanis, Beri Ruang Luas pada Anak untuk Berkembang Sesuai Potensi

News75 Views

Sleman. Tepat pukul 08.00, Sabtu, 19 September 2026, event Jelajah Edukasi Dasar (JED) yang diselenggarakan Yayasan Dinamika Edukasi Dasar – Sekolah Eksperimental Mangunan, dimulai.

Kegiatan yang berlokasi di kompleks Sekolah Eksperimental Mangunan Cuwutau, Purwomartani Kalasan Sleman ini dibuka oleh Mustadi, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman.

Setelah seremonial pembuka, dilanjutkan dengan Gelar Wicara yang menghadirkan narasumber Dekan Fakultas Filsafat-Teologi Universitas Sanata Dharma, Rm. Prof. Dr. C.B. Mulyatno, Pr  dan Bukik (Budi) Setiawan dari Yayasan Guru Belajar.

Pemaparan dari narasumber berkisar tentang pendidikan yang humanis, pendidikan yang memberikan ruang seluas-luasnya pada anak untuk berkembang sesuai potensi dominan yang mereka miliki.

Di sisi lain juga butuh peran orangtua bukan sebagai pengawas atau pawang, tetapi sebagai teman atau partner yang menjadi teman seperjalanan anak.

Gelar Wicara ini berlangsung cukup hangat selama sekitar 90 menit. Pada saat dibuka forum tanya jawab, peserta JED yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Solo, Bandung, Magelang, dan Yogyakarta sangat antusias terlibat.

Total jumlah peserta JED yang ke-3 tahun 2026 meningkat cukup tajam dibandingkan tahun lalu. Tercatat hampir 200 peserta yang mendaftar dan hadir. Masih ditambah lagi peserta online karena event ini juga menggunakan jalur streaming.

Setelah Gelar Wicara dilanjutkan dengan seminar dan workshop per tema. Peserta yang hadir dipersilakan memilih tema-tema yang dibawakan oleh para guru dan karyawan di Yayasan DED.

Terdapat 5 kelas seminar dengan berbagai tema serta 9 kelas workshop. Narasumber dari seminar dan workshop adalah para guru dan karyawan Sekolah Eksperimental Mangunan.

Forum ini sekaligus menjadi cara untuk berbagi pengalaman kepada seluruh peserta yang hadir, yang sebagian besar juga guru. Pengalaman yang dibagikan adalah dinamika yang dialami bersama dengan anak-anak yang didampingi. Semua narasumber membagikan praktik baik dari proses pembelajaran yang dilakukan.

Dr. Bernardus Singgih Guritno, Pr, Pengurus Yayasan DED, menyatakan pada pelaksanaan JED di tahun-tahun yang akan datang, Yayasan DED membuka kesempatan seluas-luasnya bagi guru dari sekolah-sekolah di Yogyakarta untuk membagikan praktik baik dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

“Forum JED ini dapat menjadi ajang sharing praktik baik pendampingan anak di sekolah dari sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Impian dari Jogja, dari ruang kelas untuk masa depan pendidikan sunguh-sungguh bisa diwujudkan,” harap Singgih.

Augustinus Windu Aji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *