OMK Rayon Klaten, Nyalakan Api Yang Lama Padam

News1220 Views

Klaten-Orang Muda Katolik (OMK) Rayon Klaten menyalakan api kembali setelah lama padam. Mereka mengadakan serangkaian kegiatan yang diawali dengan perayaan ekaristi di Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi dan diakhiri dengan gelar budaya di Selepan Makmur, Wedi, Klaten, Sabtu, 20 September 2025.

Gelaran OMK Rayon Klaten ini dihadiri oleh 11 paroki yang meliputi Paroki Kebonarum, Paroki Bayat, Paroki Cawas, Paroki Jombor, Paroki Dalem, Paroki Ketandan, Paroki Gondang, Paroki Senden, Paroki Delanggu, Paroki Wedi, dan Paroki Gereja Maria Assumpta Klaten.

Catharina Anggerdarla, salah satu panitia Gelar Budaya Gumregah OMK Rayon Klaten mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali Orang Muda Katolik (OMK) Rayon Klaten yang sudah lama vakum berkegiatan.

Ratusan penonton menyaksikan Gelaran Budaya Gumregah OMK Rayon Klaten.

“Sebenarnya tujuan kita itu untuk membangkitkan OMK Rayon Klaten yang sudah lama mati. Lama nggak ada kegiatan terus kami mengaktifkan kembali agar lebih akrab dengan OMK dari paroki lain. Untuk peserta yang hadir, kami menargetkan pelajar kelas 3 SMP sampai orang muda berumur 20 tahun atau belum menikah,” terang Catharina.

Sementara itu kepada utusan.net, Romo Leonardus Dwi Harnanto, Pr sebagai pendamping panitia menjelaskan, kegiatan gelar budaya OMK Rayon Klaten ini diadakan untuk mengakrabkan OMK dari masing-masing paroki. Selain itu ini juga sebagai upaya bisa ikut melestarikan kebudayaan serta sebagai sarana berekspresi anggota OMK Rayon Klaten.

“Jadi kita memberi wadah untuk orang-orang muda untuk bisa berjalan dan berekspresi di gereja ini,” tutur Romo Leonardus Dwi harnanto, Pr menegaskan.

Peserta Gelaran Budaya Gumregah OMK Rayon Klaten.

Penyelenggarakan kegiatan ini panitia juga berkolaborasi dengan pihak keamanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah Gadungan dan kecamatan Wedi

“Untuk keamanan di wilayah Gadungan dan Kecamatan Wedi, dari kepolisian dan TNI selalu menjamin keamanan untuk terlaksana dengan baik sampai acaranya selesai.” tegas Annas M.J  Bhabinkamtibmas wilayah Gadungan dan kecamatan Wedi.

Digta, salah satu peserta kegiatan ini pun memberikan apresiasi atas terlaksananya Gumregah OMK Rayon Klaten ini. Menurutnya ini bisa menjadi wadah kreativitas peserta untuk unjuk bakat.

“Kegiatan ini bisa menjadi wadah kreativitas kaum muda. Dan pada acara-acara sebelumnya saya selalu menampilkan yang sama dan mengulang gerakan yang sama. Untuk kali ini kami menampilkan sesuatu yang baru, yaitu Ronggeng, Tarian yang berasal dari Jawa Barat,” tutur Digta salah satu penampil acara.

Penampilan peserta Gelaran Budaya Gumregah OMK Rayon Klaten.

Apresiasi kegiatan Gumregah OMK Rayon Klaten ini juga disambut baik oleh para peserta. Yosefita Desendhira Tasya Hernanto, salah satunya peserta OMK dari Delanggu mengatakan kegiatan ini menurutnya sungguh menyenangkan dan luar biasa bisa diadakan kembali setelah sekian lama vakum.

“Kegiatan ini sungguh-sungguh sangat menyenangkan dan luar biasa. Ya… akhirnya bisa kembali diadakan setelah sekian lama off. Setelah sekian lama kita tidak bertemu dan berkumpul, akhirnya kita sama-sama berkumpul. Ketemu lagi, seneng-seneng lagi. Itu sungguh-sungguh menyenangkan dan luar biasa” tutur salah satu peserta OMK Delanggu,” pungkas Yosefita Desendhira Tasya Hernanto kepada utusan.net.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *