Sleman. Sukacita melingkupi ratusan Orang Muda Katolik (OMK) dari Paroki St. Petrus dan Paulus Klepu, Sleman dan sekitarnya dalam Ekaristi Kaum Muda (EKM) bertema Dare to Be Joyful belum lama ini.
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi puncak kegiatan tahunan OMK Paroki Klepu sekaligus menutup rangkaian program kerja mereka pada tahun 2024 dengan semangat kebahagiaan dan keberanian.
Sebelumnya ada beberapa kegiatan, yakni malam keakraban (makrab) Dare to Care, lomba futsal Dare to be One, ziarah rekreasi Dare to Journey, dan srawung wilayah Dare to Stand Out.
Sebanyak 400 umat memadati gereja untuk mengikuti Perayaan Ekaristi yang dipimpin Rm. Adolfus Suratmo Atmomartaya, Pr ini. Rm. Ratmo mengajak kaum muda untuk berani mengambil peran aktif di masyarakat dan Gereja. “Anak muda harus menjadi terang, tidak hanya di dalam lingkup Gereja, tetapi juga di tengah masyarakat,” pesannya.
Ia juga menegaskan pentingnya mental yang kuat dan iman yang kukuh dalam menghadapi tantangan zaman. Pesan ini selaras dengan tema acara, menginspirasi para Orang Muda Katolik untuk menjadikan sukacita iman sebagai kekuatan dalam berkarya.
Acara dilanjutkan dengan pentas seni yang menghadirkan berbagai penampilan kreatif dari OMK wilayah dan lingkungan. Pentas seni yang dihadiri sekitar 700–800 orang (Kevikepan Yogyakarta Barat dan sekitarnya) ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang mempererat persaudaraan di antara para peserta.
“Kami ingin menciptakan wadah bagi OMK untuk bertemu, bergembira, dan menumbuhkan iman Katolik,” jelas Lusia Putri Roospitasari, ketua panitia EKM.

Persiapan acara ini dimulai sejak awal September, melibatkan 92 panitia yang bekerja keras meski dihadapkan pada tantangan waktu dan pendanaan. Publikasi melalui media sosial seperti Instagram @omk_klepu terbukti efektif menarik minat anak muda, dengan konten Reels dan poster yang kreatif.
Antusiasme OMK juga terlihat dari semangat mereka dalam berpartisipasi pada usaha penggalangan dana selama dua bulan.
“Ini pengalaman pertama saya menjadi ketua program kerja OMK Paroki Klepu dan akan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Meski sulit membagi waktu antara kerja dan kepanitiaan, saya sangat bersyukur bisa mengenal lebih banyak OMK baru dan melihat antusiasme mereka,” ungkap Putri.
Baginya, tema Dare to Be Joyful bukan sekadar slogan, tetapi juga pengingat untuk selalu berani mengekspresikan sukacita meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Meski sempat diguyur hujan setelah Misa, acara tetap berlangsung lancar hingga selesai. “Kami sangat bersyukur, segala upaya dan kerja keras terasa terbayar saat melihat antusiasme teman-teman OMK yang hadir,” tambahnya.
EKM ini menjadi momen penting bagi OMK Paroki Klepu yang terakhir kali menggelar acara serupa pada 2018 sebelum terhenti akibat pandemi COVID-19. Kemudian, pada 2023, OMK Paroki Klepu telah melaksanakan acara serupa dalam rangka Puncak Visitasi Salib Indonesian Youth Day. Acara ini membuktikan kebangkitan mereka, sekaligus menjadi ajang untuk menginspirasi lebih banyak kaum muda agar kembali aktif dalam kegiatan gereja.
Harapannya, EKM akan terus menjadi agenda tahunan, dengan konsep yang lebih fresh dan relevan dengan tren anak muda. “Semoga acara ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan iman bisa menjadi sumber sukacita luar biasa. Kita semua dipanggil untuk membawa kegembiraan di tengah komunitas kita,” tutup Putri.
Dengan semangat Dare to Be Joyful, OMK Paroki Klepu telah menutup tahun dengan penuh makna, memberi inspirasi dan kebahagiaan yang tak hanya dirasakan pada hari itu, tetapi juga untuk hari-hari mendatang.














