Merawat Sinergi, Menemani Perjalanan Tumbuh Anak

News438 Views

Sleman. SMA Kolese De Britto Yogyakarta pada Rabu–Jumat, 7–9 Oktober 2026 melaksanakan pertemuan orang tua siswa secara bertahap berdasarkan jenjang angkatan kelas, yakni kelas X pada Rabu (7/10), kelas XI pada Kamis (8/10), dan kelas XII pada Jumat (9/10).

Pembagian jadwal memberikan ruang bagi sekolah untuk membangun komunikasi dengan orang tua sesuai dengan tahap pendidikan yang sedang dijalani para siswa.

Melalui pertemuan ini, sekolah dan orang tua memiliki kesempatan untuk menyamakan pemahaman mengenai proses pendidikan, kebijakan persekolahan, serta bentuk pendampingan yang dibutuhkan siswa.

Ketua Pengurus sekaligus Rektor Yayasan De Britto Rm. Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ menegaskan proses pendidikan dan pendampingan membutuhkan keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan.

Rm. Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ memberikan pengantar pada pertemuan orang tua kelas X.

“Dalam mendampingi anak, orang tua dan sekolah perlu berani memberikan arahan dan koreksi, tetapi tetap menghargai pribadi anak. Dengan demikian, pendidikan bukan sekadar menuntut anak menjadi baik, melainkan menemani mereka menyadari kesalahan, belajar dari pengalaman, dan bertumbuh menjadi pribadi yang bebas serta bertanggung jawab,” tutur Rm. Pitoyo.

Sementara itu, R. Arifin Nugroho, S.Si., M.Pd. selaku Kepala SMA Kolese De Britto Yogyakarta menjelaskan bahwa proses pendidikan di De Britto dirancang melalui tiga fase formasi yang saling berkesinambungan, yakni kelas X sebagai masa adaptasi, kelas XI sebagai masa sosialisasi, dan kelas XII sebagai masa internalisasi.

“Proses ini diwujudkan melalui berbagai formasi, baik dalam pembelajaran di kelas, pendampingan wali kelas, kegiatan kesiswaan, pendalaman spiritual, maupun pengalaman pengembangan diri dan pelayanan. Dengan demikian, pendidikan di De Britto tidak sekadar memberikan pengetahuan, tetapi mendampingi siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang bebas, bertanggung jawab, dan siap hadir bagi sesama,” jelas Arifin.

Pertemuan ini diisi dengan penyampaian informasi kurikulum oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ratna Dwi Astuti, M.Pd., serta informasi kesiswaan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rm. Harry Setianto Sunaryo, SJ.

Sambutan Kepala Sekolah R. Arifin Nugroho, S.Si., M.Pd, pada pertemuan orang tua.

Kedua materi tersebut menjadi bagian penting untuk membantu orang tua memahami proses pendidikan yang dijalani anak, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Agenda pertemuan kelas X, XI dan XII juga mencakup sosialisasi Tim Pagar Doa oleh koordinator terkait. Kehadiran unsur pagar doa dalam rangkaian kegiatan ini memberi tempat bagi dimensi spiritual dalam kehidupan komunitas pendidikan.

Pendidikan bukan hanya perkara menyampaikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menyangkut pembentukan disposisi batin, peneguhan nilai, dan kesediaan untuk mendampingi pertumbuhan anak dengan penuh perhatian.

Rangkaian pertemuan kelas X, XI dan XII ditutup dengan pertemuan bersama wali kelas di ruang kelas masing-masing. Pada bagian ini, komunikasi antara orang tua dan wali kelas menjadi penting untuk membangun hubungan yang lebih dekat dalam mendampingi proses belajar dan perkembangan siswa.

Chr. Danang Wahyu Prasetio
Humas SMA Kolese De Britto, Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *