Sleman. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berkolaborasi dengan Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) VII 2026 pada Kamis-Sabtu, 8-10 Oktober 2026 di Sahid Raya Hotel & Convention dan Kampus III Gedung Bonaventura UAJY, Yogyakarta.
MUNAS VII APTIKOM 2026 merupakan forum tertinggi organisasi yang mempertemukan para pimpinan institusi pendidikan tinggi informatika dan komputer se-Indonesia. Kegiatan ini diikuti 1.152 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi terkait.
Dengan tema “Transforming Higher Education in Informatics in the Era of Artificial Intelligence: Advancing Impact-Driven Campuses and Research Downstreaming for Competitive Human Resources in Indonesia”, acara ini bertujuan merumuskan arah strategis pendidikan tinggi IT dalam menghadapi era kecerdasan buatan dan hilirisasi riset.
Pembukaan kegiatan pada Kamis, 8 Oktober 2026 dihadiri jajaran pengurus APTIKOM, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan pemerintah, serta mitra industri. Acara diawali kirab APTIKOM dan penampilan tari tradisional kontemporer Yogyakarta bertajuk “Bara Mustaka”.
Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pengurus pusat APTIKOM kepada UAJY sebagai tuan rumah sekaligus mengajak seluruh peserta memanfaatkan pertemuan ini untuk berdiskusi dan bertukar ilmu.
“Selamat menjalani MUNAS ke-7. Bisa saling berdiskusi, bertukar ilmu, bertukar apa pun di sini. Demi untuk kemajuan bangsa dan negara ini,” ucapnya.
Ketua Umum APTIKOM, Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara, S.Si., S.Kom., turut menyampaikan sambutan mengenai arti penting MUNAS VII APTIKOM 2026 dalam menentukan arah pendidikan tinggi informatika dan komputer di Indonesia.

“Semoga MUNAS VII APTIKOM 2026 menghasilkan gagasan terbaik untuk membawa APTIKOM semakin inklusif, kolaboratif, relevan, dan berdampak bagi Indonesia,” harapnya.
Kepala LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., berharap MUNAS VII APTIKOM dapat memperkuat kerja sama antarpemangku kepentingan pendidikan tinggi informatika di Indonesia.
“Saya berharap kebersamaan yang terjalin dalam MUNAS ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang semakin kuat. Selamat atas terselenggaranya MUNAS VII APTIKOM. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, menghasilkan keputusan strategis, serta memperkuat sinergi untuk memajukan pendidikan tinggi informatika di Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY, Dr. Sayuri Egaravanda, S.Kom., M.Eng., mewakili Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi informatika dalam merespons perkembangan kecerdasan buatan (AI) dengan tetap menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan pemanfaatan teknologi.
“Daya saing masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menguasai teknologi, tetapi juga oleh kecakapan memberi arah terhadap penggunaannya. Kampus karena itu perlu bergerak dari pusat produksi pengetahuan menjadi pusat penciptaan dampak,” tegasnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan paparan Program Pendidikan Nasional yang disampaikan Ketua Umum APTISI, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I.
Penguatan kerja sama dengan industri juga dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara DPP APTIKOM dan sejumlah mitra, yakni Coursera dan Udemy, PT Kinobi Technologies Indonesia, serta PT Veloce Indonesia Jaya (Velsicuro).







