Klaten. Suasana penuh sukacita, kebanggaan, sekaligus haru menyelimuti Balai Mandala Gereja Santa Perawan Maria (SPM) Bunda Kristus Wedi pada Senin, 8 Juni 2026 dalam acara Pengukuhan Kelulusan Siswa Kelas IX SMP Pangudi Luhur Wedi, Klaten, Jawa Tengah.
Mengusung tema “Teruslah Melangkah, Raih Masa Depan Gemilang”, kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan para siswa di tingkat SMP sekaligus awal langkah mereka menuju masa depan yang lebih luas.
Acara diawali dengan prosesi arak-arakan para pendidik dan siswa kelas IX yang berlangsung khidmat dan sarat makna budaya. Cucuk lampah yang memimpin barisan, diiringi alunan gending Jawa yang mengalun merdu, menghadirkan suasana sakral sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Para orang tua dan tamu undangan menyambut prosesi dengan penuh antusias dan rasa bangga.
Keindahan acara semakin terasa melalui penampilan musik biola yang dibawakan para siswa. Dengan penuh penghayatan, mereka menyuguhkan alunan nada yang harmonis dan menyentuh hati. Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan bakat dan kreativitas siswa selama menempuh pendidikan di SMP Pangudi Luhur Wedi. Alunan musik yang lembut seolah menjadi pengiring perjalanan para lulusan yang siap melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Endang Palupi selaku Ketua Panitia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya pengukuhan kelulusan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan para siswa hingga mencapai kelulusan.

Sementara itu, Kepala SMP Pangudi Luhur Wedi, Br. Adrianus Sulistya Kristy P., FIC, menegaskan, “Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru yang harus dijalani dengan semangat, karakter yang kuat, dan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan selama di sekolah.”
Peneguhan juga disampaikan Rm. Basilius Edy Wiyanto, Pr selaku Pastor Paroki Wedi. Dalam pesannya, Rm. Edy mengajak para siswa untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan. “Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh ketekunan, integritas, serta iman yang kukuh dalam menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.
Pesan senada disampaikan Br. Leonardus Paryoto, M.Pd., FIC selaku Kepala Cabang Pangudi Luhur Klaten yang mendorong para lulusan untuk berani bermimpi, siap berkarya, dan menjadi berkat bagi sesama.
Mewakili para orang tua, Chr. Danang Wahyu Prasetio menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi putra-putri mereka selama tiga tahun terakhir. “Keberhasilan para siswa merupakan buah dari sinergi yang baik antara sekolah, keluarga, dan para siswa sendiri,” tegasnya.
Salah satu acara apresiasi ini adalah pemberian penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan semangat para siswa dalam mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan.

Suasana semakin meriah dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh para alumni sebagai simbol eratnya ikatan kekeluargaan antara alumni dan almamater.
Satu momen yang paling menyentuh hati terjadi saat para siswa mempersembahkan ucapan bakti kepada orang tua. Dengan penuh ketulusan, mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kasih sayang, doa, pengorbanan, dan perjuangan yang telah diberikan selama ini.
Tangis haru pun pecah di berbagai sudut ruangan. Banyak siswa dan orang tua tak mampu membendung air mata ketika menyadari bahwa keberhasilan yang diraih hari ini lahir dari cinta dan pengorbanan yang begitu besar.
Tak lupa, sebagai bentuk penghormatan kepada para pendidik, perwakilan siswa juga menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada seluruh guru serta tenaga kependidikan yang telah mendampingi mereka dengan penuh kesabaran dan kasih. Pada kesempatan pengukuhan kelulusan, juga ditetapkan Ketua Alumni Angkatan 2026 sebagai upaya mempererat tali persaudaraan antaralumni dan menjaga hubungan dengan almamater tercinta.
Pengukuhan kelulusan tahun ini memiliki makna yang semakin mendalam karena diselenggarakan di Balai Mandala Gereja SPM Bunda Kristus Wedi, tempat yang menjadi bagian dari sejarah awal berdirinya SMP Pangudi Luhur Wedi. Karena itu, acara ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan perayaan atas perjalanan, perjuangan, dan harapan.
Dari tempat bersejarah tersebut, para lulusan Angkatan 2026 dilepas untuk menapaki babak baru kehidupan, membawa bekal ilmu, karakter, dan nilai kemanusiaan yang telah mereka pelajari.
Dengan langkah yang didoakan oleh orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah, mereka melangkah menuju masa depan yang diyakini akan semakin gemilang, demi kemuliaan Allah yang lebih besar.












Terima kasih atas liputannya , semoga Anak kami menjadi berkah semakin kuat beriman dalam menghadapi tanrangan zaman ini.